medcom.id, Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi pengungsian konflik sengketa lahan yang terjadi di Dusun Batu Koneng, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku. Dia berharap korban bisa kembali menjalani kehidupan yang aman.
"Mudah-mudahan, semuanya hari ini semakin baik. Dan InsyaAllah kita semua dapat kembali ke rumah masing-masing. Selamat kembali ke rumah," kata Khofifah, saat bertemu dengan pengungsi di Markas Lantamal IX Halong Ambon, Maluku, Kamis, 25 Mei 2017.
Sejumlah ibu menitikkan air mata saat Khofifah menyapa dan merangkul pengungsi. Beberapa kali Khofifah mengusap lembut rambut anak-anak dan mencium kening mereka. Suasana semakin haru saat Mensos membimbing anak-anak yang memeluk boneka dan membawa tas sekolah, memasuki kendaraan yang mengantar mereka pulang.
Konflik di Dusun Batu Koneng berawal dari sengketa lahan tanah milik salah satu keluarga. Pada 11 April 2017, terjadi percekcokan yang berkepanjangan dan puncaknya pada 6 Mei 2017, pukul 13.30 WIT, terjadi perselisihan oleh pemuda setempat yang menyebabkan satu orang tewas dan empat korban luka-luka.
Warga yang takut mengungsi saat itu juga. Lokasi pengungsian berada di Denzipur V sebanyak 110 KK atau 480 jiwa, sementara di Lantamal IX Halong sebanyak 32 KK atau 140 jiwa. Total pengungsi di kedua tempat tersebut adalah 144 KK atau 620 jiwa.
Terkait penanganan pengungsian, Kementerian Sosial telah mendirikan lima tenda serbaguna dan dua tenda keluarga, lengkap dengan perlengkapan tidur. Para personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial Kota Ambon dan Dinas Sosial Provinsi Maluku juga telah mendirikan dan mengelola Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang melayani seluruh pengungsi di 2 titik lokasi selama 16 hari.
"Kemensos juga menurunkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang memberikan terapi psikologi dan trauma healing untuk pengungsi," ujar Mensos.
Untuk memastikan kondisi warga yang telah kembali ke rumah masing-masing dengan baik, Mensos mendatangi pemukiman warga di Dusun Batu Koneng. Di tempat ini Mensos menyerahkan bantuan sembako dari Kemensos.
Selain itu, menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, Khofifah juga memberikan bingkisan kepada setiap keluarga pengungsi berupa Al Quran untuk orang dewasa, Juz Amma untuk anak-anak, sajadah dan sarung.
"Mudah-mudahan bapak ibu semua diberikan kelancaran menjalankan ibadah puasa, batin tentram dan terlindungi karena sudah kembali ke rumah. Semoga kita semua dapat meraih kemenangan di Hari Raya Idul Fitri nanti," harap Mensos.
medcom.id, Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi pengungsian konflik sengketa lahan yang terjadi di Dusun Batu Koneng, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku. Dia berharap korban bisa kembali menjalani kehidupan yang aman.
"Mudah-mudahan, semuanya hari ini semakin baik. Dan InsyaAllah kita semua dapat kembali ke rumah masing-masing. Selamat kembali ke rumah," kata Khofifah, saat bertemu dengan pengungsi di Markas Lantamal IX Halong Ambon, Maluku, Kamis, 25 Mei 2017.
Sejumlah ibu menitikkan air mata saat Khofifah menyapa dan merangkul pengungsi. Beberapa kali Khofifah mengusap lembut rambut anak-anak dan mencium kening mereka. Suasana semakin haru saat Mensos membimbing anak-anak yang memeluk boneka dan membawa tas sekolah, memasuki kendaraan yang mengantar mereka pulang.
Konflik di Dusun Batu Koneng berawal dari sengketa lahan tanah milik salah satu keluarga. Pada 11 April 2017, terjadi percekcokan yang berkepanjangan dan puncaknya pada 6 Mei 2017, pukul 13.30 WIT, terjadi perselisihan oleh pemuda setempat yang menyebabkan satu orang tewas dan empat korban luka-luka.
Warga yang takut mengungsi saat itu juga. Lokasi pengungsian berada di Denzipur V sebanyak 110 KK atau 480 jiwa, sementara di Lantamal IX Halong sebanyak 32 KK atau 140 jiwa. Total pengungsi di kedua tempat tersebut adalah 144 KK atau 620 jiwa.
Terkait penanganan pengungsian, Kementerian Sosial telah mendirikan lima tenda serbaguna dan dua tenda keluarga, lengkap dengan perlengkapan tidur. Para personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial Kota Ambon dan Dinas Sosial Provinsi Maluku juga telah mendirikan dan mengelola Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang melayani seluruh pengungsi di 2 titik lokasi selama 16 hari.
"Kemensos juga menurunkan Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang memberikan terapi psikologi dan trauma healing untuk pengungsi," ujar Mensos.
Untuk memastikan kondisi warga yang telah kembali ke rumah masing-masing dengan baik, Mensos mendatangi pemukiman warga di Dusun Batu Koneng. Di tempat ini Mensos menyerahkan bantuan sembako dari Kemensos.
Selain itu, menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, Khofifah juga memberikan bingkisan kepada setiap keluarga pengungsi berupa Al Quran untuk orang dewasa, Juz Amma untuk anak-anak, sajadah dan sarung.
"Mudah-mudahan bapak ibu semua diberikan kelancaran menjalankan ibadah puasa, batin tentram dan terlindungi karena sudah kembali ke rumah. Semoga kita semua dapat meraih kemenangan di Hari Raya Idul Fitri nanti," harap Mensos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)