Ali Affandi La Nyalla (kaca mata) dan Ali Mannagali (kiri) Parawansa, saat resmi menjadi kader Partai Demokrat. (Dok: Humas DPD PD Jati
Ali Affandi La Nyalla (kaca mata) dan Ali Mannagali (kiri) Parawansa, saat resmi menjadi kader Partai Demokrat. (Dok: Humas DPD PD Jati

Putra Khofifah Mundur, Demokrat Jatim Klaim Tak Pengaruhi Elektabilitas Partai

Amaluddin • 11 Maret 2023 15:33
Surabaya: Putra Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ali Mannagalli Parawansa resmi keluar dari Partai Demokrat Jatim. Meski mundur, Partai Demokrat mengeklaim tidak akan berdampak signifikan pada elektabilitas partai berlambang bintang mercy tersebut.
 
"Tidak ada dampak dengan elektabilitas Partai Demokrat," kata Ketua Badan Pembina, Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Jatim, Mugianto, dikonfirmasi, Sabtu, 11 Maret 2023.
 
Mugianto mengaku sejauh ini internal Partai Demokrat tetap solid di tengah mundurnya Ali. Meski Ali sendiri punya jabatan sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim dan Ketua Forkom Milenial Demokrat Jatim.

Selain solid, elektabilitas Partai Demokrat di Jatim disebut masih bersaing dengan partai politik lainnya. Ia menyebut putra Khofifah itu tidak mempengaruhi elektoral politik partai.
 
Baca: Putra Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Hengkang dari Demokrat

Saat ini, Partai Demokrat terus melakukan rapat untuk fokus pemenangan pada Pemilu 2024. Baik itu untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan.
 
Senada dengan Mugianto, lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) juga menyebut mundurnya Ali dari Demokrat tidak berdampak pada elektabilitas partai. Termasuk kesolidan partai tidak terganggu.
 
"Saya tidak melihat terganggunya elektabilitas partai politik (Demokrat) kalau hanya personal yang mundur," kata Direktur ARCI Baihaki Siraijt.
 
Tidak terganggunya elektabilitas maupun kesolidan partai, sambung Baihaki, didasari figur Ali yang masih tergolong baru menjadi politisi.
 
"Mas Ali Mannagalli dalam dunia politik ini kan baru, kemudian belum pernah berbuah, baik itu nama secara pribadi, beliaunya memang melekat nama gubernur iya, tetapi masih belum terjual nama beliau ini di masyarakat. Sehingga tidak mengganggu elektabilitasnya partai politik," kata Baihaki.
 
Berdasarkan hasil survei terakhir ARCI, Demokrat masih berada di lima besar parpol di Jatim dengan jumlah 10,7 persen. Pertama ada PDIP 16,7 persen, lalu PKB 15,4 persen, Golkar 12,9 persen, dan Gerindra 12,3 persen.
 
Survei ARCI dilakukan pada 9 Februari 2023 hingga 17 Februari 2023 di Jatim. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 3,0 persen.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan