Petugas Satpol PP mengimbau kepada pedagang yang masih membuka toko saat pemberlakuan PSBB di Pasar Sudimampir Banjarmasin, Kalsel. (Foto: ANTARA/Bayu Pratama)
Petugas Satpol PP mengimbau kepada pedagang yang masih membuka toko saat pemberlakuan PSBB di Pasar Sudimampir Banjarmasin, Kalsel. (Foto: ANTARA/Bayu Pratama)

PSBB di Kalimantan Selatan Diperluas

Nasional Virus Korona PSBB
Denny S • 13 Mei 2020 12:07
Banjarmasin: Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kalimantan Selatan akan diperluas setelah Menteri Kesehatan menyetujui usulan PSBB tiga daerah yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.
 
"Pemerintah pusat telah menyetujui usulan PSBB tiga daerah di Kalsel. Saat ini Tim Gugus Tugas tengah mematangkan persiapan pelaksanaan PSBB dan yang terpenting adalah sosialisasi kepada masyarakat agar program ini efektif," ungkap juru bicara Gugus Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Rabu, 13 Mei 2020.
 
Beberapa hari lalu Menteri Kesehatan Terawan Agus Putratanto telah menerbitkan surat keputusan (SK) bernomor HK.01.07/MENKES/304/2020 tentang Penetapan PSBB untuk wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Batola, dan Kota Banjarbaru. Dengan demikian penerapan PSBB di Kalsel diperluas menjadi empat daerah bersama Kota Banjarmasin yang sudah memasuki PSBB tahap dua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Bupati Aceh Barat Minta Penyaluran BST Ditunda
 
Terkait hal ini Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya, mengatakan, telah siap menerapkan kebijakan PSBB.
 
"Berbagai aspek telah kita kaji dan kita sudah siap menerapkan PSBB. Kota Banjarbaru merupakan salah satu zona merah penyebaran virus korona di Kalsel," ujarnya.
 
Darmawan juga memastikan masyarakat terdampak pandemi virus korona yang diperkirakan mencapai hampir 40 persen jumlah penduduk akan mendapat bantuan dari Pemkot Banjarbaru.
 
Sekda Kabupaten Banjar, Mohammad Hilman, menambahkan, akan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat sebelum menerapkan PSBB. Tiga daerah yang merupakan daerah penyangga ibukota provinsi Kota Banjarmasin tersebut masih menunggu terbitnya Peraturan Gubernur terkait penerapan PSBB.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif