Ilustrasi-Suasana di area RSUP Sanglah menuju Loket Bank Donor Darah RSUP Sanglah. (Foto: Antara/Ayu Khania Pranisitha)
Ilustrasi-Suasana di area RSUP Sanglah menuju Loket Bank Donor Darah RSUP Sanglah. (Foto: Antara/Ayu Khania Pranisitha)

93 Petugas Medis RSUP Sanglah Diisolasi

Antara • 12 Juni 2020 21:32
Denpasar: Sebanyak 93 petugas medis RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, diisolasi di Ruang Flamboyan, lantaran sempat kontak dengan pasien positif covid-19.
 
Kepala sub Bagian Humas RSUP Sanglah I Dewa Ketut Kresna mengatakan, pada 30 Mei 2020, ada pasien dengan tumor paru masuk ke rumah sakit. Pasien itu rencananya akan dioperasi.
 
"Sesuai SOP, terhadap pasien dilakukan swab pada 9 Juni 2020 dan 10 Juni 2020, kemudian hasil swab-nya positif," kata Kresna, Jumat, 12 Juni 2020.

Ia mengatakan setelah diketahui hasilnya positif covid-19, dilakukan tracing kontak. Dari pelacakan diketahui ada satu perawat yang merupakan keluarga pasien melakukan kontak erat. Kemudian, saat itu segera dilakukan swab dan hasilnya positif.
 
"Jadi, sekarang baik pasien maupun perawat tersebut sudah dirawat di ruang isolasi," ucap dia.
 
Selanjutnya, manajemen RSUP Sanglah melakukan tracing contact di Ruang Flamboyan dan dilanjutkan dengan swab test pada 11 Juni 2020, terhadap semua petugas yang kontak dengan pasien dan perawat tersebut.
 
Baca juga: Warga tak Bermasker di Gresik Didenda Rp150 Ribu
 
Ditemukan sebanyak 93 orang petugas medis yang pernah kontak dengan pasien. Di antaranya 60 pegawai rumah sakit, 25 residen, lima pegawai alih daya, satu petugas laboratorium, dan dua dokter penanggung jawab pasien.
 
"Hasil swab-nya belum ke luar dan semua. Saat ini mereka diisolasi di Ruang Flamboyan dan sebagian diisolasi di hotel selama 10 hari. Jadi untuk sementara pasien dialihkan pada ruang perawatan lainnya," jelas dia.
 
Ia menegaskan bahwa Ruang Flamboyan itu tidak dilakukan lockdown alih-alih dipakai mengisolasi petugas. Semua pelayanan pun masih berjalan.
 
"Jadi karena ruangannya dipakai isolasi dan petugasnya diisolasi, tidak beroperasinya ruang flamboyan tidak masalah karena bisa dialihkan ke ruangan lain yang setipe. Kebetulan pasien rawat inap sedikit di masa pandemi ini."

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan