Rumah warga di Kelurahan Belinyu Kabupaten Bangka rusak berat diterjang angin puting beliung, Senin sore (Aprionis)
Rumah warga di Kelurahan Belinyu Kabupaten Bangka rusak berat diterjang angin puting beliung, Senin sore (Aprionis)

Puting Beliung Sapu Puluhan Rumah di Bangka Belitung

Nasional puting beliung cuaca ekstrem bencana alam
Antara • 03 November 2020 10:28
Pangkalpinang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkap puluhan rumah warga di dua kelurahan di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, rusak berat diterjang angin puting beliung. Bencana itu terjadi pada Senin sore, 2 November 2020. 
 
"Berdasarkan data sementara, sebanyak 45 rumah warga dan empat gudang dealer motor mengalami rusak ringan hingga berat karena angin puting beliung," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Mikron Antariksa, di Pangkalpinang, Selasa, 3 November 2020.
 
Ia mengatakan kejadian angin puting beliung disertai hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan 37 rumah di Kelurahan Belinyu dan delapan di Kelurahan Kuto Panji serta empat bangunan gudang dealer motor terdampak. Puluhan unit bangunan itu mengalami rusak ringan, sedang dan berat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini, kita bersama pihak pemerintah kelurahan dan kecamatan sedang mendata rumah dan bangunan yang terdampak bencana ini dan untuk sementara belum ditemukan korban jiwa akibat angin puting beliung ini," terangnya.
 
Baca: Angin Puting Beliung Rusak 109 Rumah di Kaliabang Bekasi
 
Dia mengungkap, dalam dua hari secara beruntun angin puting beliung terjadi di Kabupaten Bangka. Sebelumnya angin puting beliung terjadi di Desa Air Buluh merusak 31 unit rumah warga.
 
"Saat ini, kita bersama Satgas Kwarda Pramuka,BPBD Bangka, Satpol PP, Tagana, Polsek, Koramil Belinyu serta aparatur pemerintah Kecamatan Belinyu telah turun ke lokasi untuk membantu warga korban angin puting beliung ini," jelasnya.
 
Ia berharap masyarakat untuk selalu waspada dengan fenomena alam. Selain itu, warga diminta terus siaga menghadapi cuaca ekstrem. 
 
"Oleh karena itu, masyarakat harus mempersiapkan diri, kesehatan diri, kebersihan lingkungan dan kesiapan dlm mengatasi bencana tersebut," tukasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif