medcom.id, Jakarta: Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan operasi pencarian korban longsor Banjarnegara dihentikan sementara pukul 15.30 WIB akibat cuaca buruk.
"Hujan dan kondisi cuaca yang tidak mendukung sehingga pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi," kata Sutopo di Kantor BNPB Jalan Juanda No 36, Jakarta, Senin (15/12/2014).
Ia memaparkan, sebanyak dua ribu personil tim gabungan telah dikerahkan untuk mencari 57 korban yang belum ditemukan. Dari 51 korban tewas, 45 sudah diidentifikasi dan 6 jenazah belum dapat diidentifikasi. Selain itu, 12 alat berat dari Kementerian PU Pera juga diturunkan membersihkan longsoran jalan.
"Saat ini ruas jalan Banjarnegara-Pekalongan masih belum bisa dilalui," tuturnya
Total pengungsi hingga saat ini ada 577 jiwa yang tersebar di sepuluh titik posko pengungsian. Jumlah tersebut terdiri dari warga Dusun jemblung sebanyak 200 jiwa dan 377 orang lainnya adalah warga dari dusun sekitar yang ikut terdampak longsor.
medcom.id, Jakarta: Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan operasi pencarian korban longsor Banjarnegara dihentikan sementara pukul 15.30 WIB akibat cuaca buruk.
"Hujan dan kondisi cuaca yang tidak mendukung sehingga pencarian korban akan dilanjutkan besok pagi," kata Sutopo di Kantor BNPB Jalan Juanda No 36, Jakarta, Senin (15/12/2014).
Ia memaparkan, sebanyak dua ribu personil tim gabungan telah dikerahkan untuk mencari 57 korban yang belum ditemukan. Dari 51 korban tewas, 45 sudah diidentifikasi dan 6 jenazah belum dapat diidentifikasi. Selain itu, 12 alat berat dari Kementerian PU Pera juga diturunkan membersihkan longsoran jalan.
"Saat ini ruas jalan Banjarnegara-Pekalongan masih belum bisa dilalui," tuturnya
Total pengungsi hingga saat ini ada 577 jiwa yang tersebar di sepuluh titik posko pengungsian. Jumlah tersebut terdiri dari warga Dusun jemblung sebanyak 200 jiwa dan 377 orang lainnya adalah warga dari dusun sekitar yang ikut terdampak longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)