Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ANTARA HO-Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ANTARA HO-Diskominfo Surabaya

Bentuk Organisasi Lintas Agama, Cara Pemkot Surabaya Cegah Radikalisme

Amaluddin • 24 Mei 2022 19:31
Surabaya: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membentuk organisasi lintas agama. Cara ini dilakukan untuk mencegah radikalisme di Kota Pahlawan.
 
"Kota Surabaya ini adalah kota yang penuh dengan toleransi, oleh karena itu kita harus memberikan rasa aman dan nyaman untuk seluruh agama, agar bisa beribadah dengan tenang di kota ini. Berarti hari ini harus disiapkan sejak dini, pemuda antar lintas agama," kata Eri, di Surabaya, Selasa, 24 Mei 2022.
 
Menurut Eri, ketika paham radikalisme dan ekstrimisme masuk ke dalam organisasi dampaknya akan buruk bagi Surabaya. Oleh karena itu, Eri meminta kepada para tokoh lintas agama untuk membentuk sebuah wadah bagi para pemuda dari masing-masing agama. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eri ingin wadah ini digerakkan oleh pemuda dari berbagai keyakinan di dalamnya. Mulai dari pemuda gereja, masjid, vihara, pemuda konghucu, pemuda pura, dan sebagainya yang dibentuk untuk menjaga toleransi antar umat beragama di Surabaya.
 
Baca: Tolak UAS, Kepala BNPT: Singapura Punya Parameter Sendiri 
 
"Kalau pemuda ini dikumpulkan jadi satu untuk kepentingan negara dan kota, maka akan sangat luar biasa. Misal, nanti kalau ada dari agama A yang mengalami kesusahan, maka ada dari keyakinan B yang membantu, begitu seterusnya," ujarnya. 
 
Setelah organisasi lintas agama terbentuk, diharapkan bisa berkelanjutan sampai ke depannya. Menurutnya, para pemuda lintas agama inilah yang mampu menjaga toleransi, perbedaan dan rasa tolong menolong antar umat beragama di Surabaya ke depannya sebagai calon penerus pemimpin di masa depan. 
 
Selanjutnya, kata Eri, para pemuda lintas agama yang terkumpul akan dibuatkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang dijadikan pedoman dari terbentuknya organisasi tersebut. Para pemuda yang diusulkan itu berusia 17-25 tahun, dan bisa menjadi pelopor perubahan baik dan menjaga toleransi antar umat di Surabaya.
 
"Mungkin nanti bisa di data masing-masing mengumpulkan 10-15 pemuda yang terpilih ke kami, nanti kita bentuk nama wadahnya juga seperti apa," katanya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif