Ilustrasi--Kandang sapi di wilayah Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, DIY. (ANTARA/Hery Sidik)
Ilustrasi--Kandang sapi di wilayah Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, DIY. (ANTARA/Hery Sidik)

Kasus PMK di Lampung Meluas ke 5 Kabupaten

Antara • 25 Juni 2022 14:40
Bandar Lampung: Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Lampung meluas ke Kota Metro, setelah adanya temuan delapan ekor sapi dan lima kambing yang positif terjangkit penyakit tersebut.
 
"Iya, untuk saat ini Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, masuk status zona merah karena ada 13 kasus PMK. Walaupun ada temuan penyakit, tetapi status kita masih aman terkendali," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Heri Wiratno di Metro, Sabtu, 25 Juni 2022.
 
Ia mengatakan kasus PMK di Kelurahan Rejomulyo pertama kali ditemukan pada 12 Juni 2022, kala itu salah satu sapi milik warga setempat menunjukkan gejala tidak mau makan dan hipersalivasi atau liur berlebih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam beberapa hari setelahnya, penyakit ini menyebar ke beberapa kandang milik warga di kelurahan tersebut," ucap dia.
 
Dikatakan Heri, saat ini dokter hewan penanggung jawab di Kelurahan Rejomulyo terus melakukan observasi dan upaya lainnya agar penyebaran PMK ini tidak semakin meluas.
 
Baca juga:  Lampung Terima 37 Ribu Dosis Vaksin Ternak
 
"Dokter hewan di kecamatan tersebut setiap hari melakukan observasi dan langkah-langkah sesuai standar operasional prosedur (SOP). Untuk pembaruan informasi terakhir sapi yang positif PMK sudah mau makan dan tidak meluas penyebarannya," urainya.
 
Menurut dia, pihaknya juga telah memperketat lalu lintas hewan ternak, baik yang masuk ataupun keluar dari Kota Metro.
 
"Saat ini setiap hewan harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kalau ternak yang keluar minimal ada surat rekomendasi dari tempat tujuan. Dari surat ini nanti ada rekomendasi agar hewan diisolasi selama 14 hari," terang dia.
 
Ia pun mengimbau pemilik hewan ternak di Kota Metro yang memiliki ternak kambing dan sapi agar menjaga kebersihan kandang, sanitasi dan juga menyemprotkan dengan disinfektan secara rutin.
 
"Semua harus di bersihkan secara rutin, kemudian sebaiknya yang mengurus kandang ternak itu satu orang saja jangan berganti-ganti," kata dia.
 
Sebelumnya di Lampung telah ada empat kabupaten berstatus tertular PMK, yakni Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji serta Lampung Timur, dan kini bertambah satu daerah yang tertular PMK yakni Kota Metro.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif