Jepara: Guru SMA Negeri 1 Jepara, Udik Agus, menyebut aktor peraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2019, Muhamad Khan, adalah sosok siswa yang kreatif. Khan juga dikenal sebagai siswa yang berkeinginan kuat menjadi seorang aktor.
"Waktu sekolah dulu ikut ekstrakurikuler teater, Teater Biasukma. Dia siswa yang kreatif," kata Udik saat berbincang dengan Medcom.id di Jepara, Senin, 9 Desember 2019.
Khan kerap tampil dalam pementasan Teater Biasukma. Untuk mengasah kemampuan beraktingnya, Khan tidak hanya rajin berlatih, tapi juga membaca buku-buku tentang teater.
"Yang dibawa buku-buku keaktoran dan buku penunjang lainnya," jelas Udik.
Dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Khan mengatakan ilmu tentang teater yang didapatkan saat mengikuti ekstrakurikuler teater di sekolah membuatnya mudah beradaptasi dengan lingkungan baru di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta. Dia bisa dengan cepat dan mudah menerima dan mengikuti perkuliahan.
"Dulu ya, diajari dasar-dasar seperti konsentrasi, akting. Sama, jadi ya bermanfaat sekali," ungkap Khan.
Untuk menjadi aktor yang baik, Khan mengatakan tidak boleh membenci kepada sesama manusia. Jika membenci seseorang lantaran suatu hal, maka aktor tidak akan bisa membawakan karakter itu dengan baik.
"Akting itu menirukan apa yang dilakukan manusia maka jangan membenci sesama manusia," ungkap Khan.
Ketertarikan Khan menekuni dunia akting sudah ada sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dia kerap mengidolakan aktor bollywood, Shahrukh Khan.
Hingga kini Khan masih berkeinginan untuk bisa bertemu dan bermain film dengan aktor idolanya sejak kecil itu.
"Bisa dibilang dia (Shahrukh Khan) guru akting pertama saya. Kaset lagu, poster, film ada banyak," pungkas Khan.
Jepara: Guru SMA Negeri 1 Jepara, Udik Agus, menyebut aktor peraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2019, Muhamad Khan, adalah sosok siswa yang kreatif. Khan juga dikenal sebagai siswa yang berkeinginan kuat menjadi seorang aktor.
"Waktu sekolah dulu ikut ekstrakurikuler teater, Teater Biasukma. Dia siswa yang kreatif," kata Udik saat berbincang dengan Medcom.id di Jepara, Senin, 9 Desember 2019.
Khan kerap tampil dalam pementasan Teater Biasukma. Untuk mengasah kemampuan beraktingnya, Khan tidak hanya rajin berlatih, tapi juga membaca buku-buku tentang teater.
"Yang dibawa buku-buku keaktoran dan buku penunjang lainnya," jelas Udik.
Dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Khan mengatakan ilmu tentang teater yang didapatkan saat mengikuti ekstrakurikuler teater di sekolah membuatnya mudah beradaptasi dengan lingkungan baru di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta. Dia bisa dengan cepat dan mudah menerima dan mengikuti perkuliahan.
"Dulu ya, diajari dasar-dasar seperti konsentrasi, akting. Sama, jadi ya bermanfaat sekali," ungkap Khan.
Untuk menjadi aktor yang baik, Khan mengatakan tidak boleh membenci kepada sesama manusia. Jika membenci seseorang lantaran suatu hal, maka aktor tidak akan bisa membawakan karakter itu dengan baik.
"Akting itu menirukan apa yang dilakukan manusia maka jangan membenci sesama manusia," ungkap Khan.
Ketertarikan Khan menekuni dunia akting sudah ada sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dia kerap mengidolakan aktor bollywood, Shahrukh Khan.
Hingga kini Khan masih berkeinginan untuk bisa bertemu dan bermain film dengan aktor idolanya sejak kecil itu.
"Bisa dibilang dia (Shahrukh Khan) guru akting pertama saya. Kaset lagu, poster, film ada banyak," pungkas Khan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)