Data 300 Ribu Warga Makassar Terancam Diblokir
ilustrasi Antara
Makassar: Kepala Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Nielma Palamba mengancam, memblokir data penduduk jika belum melakukan perekaman KTP elektronik hingga 31 Desember 2018.

Aturan itu seru Nielma, merujuk pada surat edaran yang dikeluarkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatam Sipil Kementrian Dalam Negeri  beberapa waktu lalu.

"Kita sudah menerima surat edaran dari Kemendagri, masyarakat yang usianya diatas 23 tahun dan belum melakukan perekaman KTP elektronik, datanya akan diblokir," tegas Neilma.


Baca: 700 Ribu Jiwa di Sulsel Belum Punya KTP-el

Kepala Seksi Identitas Penduduk Dukcapil Makassar Nurhidayat mengatakan masih ada sekitar 306.074 warga Makassar yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. 

"Penduduk yang wajib KTP sebanyak 1.216.381 orang. Tapi yang lakukan perekaman batu 910.307. Yang belum lakukan perekaman KTP elektronik itu, mayoritas dari tiga kecamatan, yaitu Biringkanayya, Panakkukang, dan Tamalanrea," jelas Nurhidayat.

Karenanya kata Hidayat, pihaknya sedang mengebut perekaman KTP elektonik tersebut, yang sampai saat ini belum maksimal. "Nanti untuk pileg dan pilpres sudah tidak boleh surat keterangan perekaman, tapi sudah harus pakai KTP elektronik. Sehingga kita target bisa 91 persan rampung sebelum Pemilu 2019," serunya.

Perekaman KTP elektronik, bisa dilakukan di enam lokasi, termasuk seluruh kecamatan dan kantor Disdukcapil. "Jadi kalau ada sibuk karena hari kerja, hari Sabtu kita juga pelayanan, sehingga tidak ada alasan  untuk tidak punya KTP elektronik," tandas Nielma. 



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id