Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Medcom.id/Amal)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Medcom.id/Amal)

Khofifah Bersyukur Kota Madiun Jadi Zona Hijau Pertama

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 21 Juni 2020 05:18
Surabaya: Kota Madiun menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang berubah dari status zona merah menjadi hijau. Itu artinya, kasus covid-19 di Kota Madiun sudah nihil.
 
"Alhamdulillah, ini pecah telur zona hijau di Jatim. Tentu kita bersyukur bahwa Kota Madiun menjadi daerah pertama di Jatim yang menjadi zona hijau. Semoga segera disusul oleh daerah lainnya di Jatim," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Sabtu, 20 Juni 2020.
 
Selain zona hijau, kata Khofifah, jumlah daerah zona merah di Jatim juga terus berkurang, dan zona oranye serta zona kuning bertambah. Kini zona merah atau daerah berisiko tinggi penularan covid-19 Jatim berkurang dari 12 daerah menjadi tujuh daerah, yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Gresik, Jombang, Sidoarjo, Situbondo, dan Kabupaten Pasuruan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan untuk zona oranye atau daerah dengan risiko sedang, yaitu Kabupaten Malang, Sampang, Pamekasan, Jember, Bangkalan, dan Nganjuk. Kemudian Kota Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Kediri, Bojonegoro, Tulungagung, Banyuwangi, Magetan, Tuban dan Lamongan.
 
Sementara untuk zona kuning atau daerah dengan risiko rendah, meliputi Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kabupaten Blitar, Madiun, Bondowoso, dan Trenggalek. Selanjutnya Kabupaten Sumenep, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Ngawi, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Lumajang.
 
Baca: Malang Raya Lanjutkan Masa Transisi
 
Khofifah mengatakan Kota Madiun mampu menjadi zona hijau karena berhasil mengontrol penyebaran covid-19. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Jatim, kata Khofifah, tingkat kematian kasus covid-19 di Kota Madiun nol atau CFR 0 persen.
 
"Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Madiun selama tiga bulan tercatat hanya ada tujuh orang. Testing melalui rapid test juga telah dilakukan secara masif, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM). Selain itu, tren penambahan jumlah pasien positif covid-19 sangat rendah, rata-rata hanya bertambah satu orang setiap 1-2 minggu," kata Khofifah.
 
Menurut Khofifah, salah satu yang menjadi alasan Kota Madiun berhasil menjadi zona hijau karena tracing ratio-nya bagus. Di mana setiap satu pasien terkonfirmasi positif rata-rata ditemukan tracing (orang tanpa gejala (OTG) atau orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 30 orang, dan segera dilakukan isolasi, serta jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal tercatat hanya tiga orang di mana semuanya tes swab negatif.
 
Kota Madiun sebelumnya juga mendapatkan penghargaan dalam kategori tertinggi Kota Sehat oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Mendagri Tito Karnavian di akhir 2019. Khofifah berharap keberhasilan Kota Madiun menjadi motivasi untuk Jatim bisa bebas dari covid-19.
 
"Tapi meski sudah berstatus sebagai zona hijau, bukan berarti warga Kota Madiun lengah untuk disiplin menegakkan protokol kesehatan. Jadi tetap memakai masker, physical distancing, mencuci tangan dengan sabun harus terus dilakukan, sampai pandemi ini benar-benar berakhir," kata Khofifah.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif