ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Terpapar Covid-19 Tetap Berkeliaran Disanksi Satu Tahun Penjara

Media Indonesia.com • 11 September 2020 07:52
Surabaya: Polda Jawa Timur akan menindak tegas warga yang mengetahui dirinya terjangkit virus covid-19 tetapi masih berkeliaran. Sanksi dapat dijerat dengan Undang-undang Karantina Kesehatan dengan pidana satu tahun penjara.
 
"Apabila kita tahu bahwa kita terkonfirmasi positif dan kita tetap hadir dalam sebuah kegiatan, kita bisa dikenai UU Karantina," kata Kapolda Jatim, Irjen M Fadil Imran, Jumat, 11 September 2020.
 
Baca: Tangsel Tetap Mengikuti Aturan PSBB Banten

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polda Jatim bersama pihak terkait melakukan kampanye penggunaan sekaligus pembagian masker di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis, 10 September 2020. Kampanye tersebut dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
 
Fadil berharap Jatim tidak sampai menerapkan PSBB kembali seperti di Jakarta karena sangat berdampak pada roda perekonomian. "Supaya PSBB tidak diterapkan lagi, masyarakat harus biasa dengan gaya hidup baru bermasker," jelasnya.
 
Terpisah Polresta Surakarta juga akan mengambil sikap tegas terhadap siapa saja yang tidak mengenakan masker di ruang publik. Mereka akan diminta nyemplung ke sungai membersihkan sampah selama 15 menit-30 menit jika melanggar lebih satu kali.
 
Wali Kota Surakarta, FX Rudyatmo, juga mengingatkan pedagang pasar tradisional yang melanggar sampai tiga kali akan dicabut surat hak penempatan berdagangnya. Jajaran Polri dan TNI bersama institusi pemerintah provinsi/kota/kabupaten di Jambi sepanjang Kamis (10/9) bergerak masif menggelar Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Kampanye Jaga Jarak.
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif