Sorong: Kasus positif covid-19 terus meningkat di Kota Sorong, Papua Barat. Jumlahnya sudah mencapai 671 orang dan menimbulkan klaster perkantoran.
"Sudah ada klaster perkantoran seperti perbankan, ada empat perbankan yang sudah melapor. Mengenai jumlahnya yang terpapar, kita belum tahu pasti," ujar juru bicara Satgas Covid-19 Kota Sorong, Rudy Laku, di Posko Satgas Covid-19 Kota Sorong, Sabtu, 26 September 2020.
Rudy mengatakan hingga saat ini Orang Tanpa Gejala (OTG) yang ditangani di Diklat Kampung Salak berjumlah 71 orang. Bahkan, tempat karantina tersebut sudah kelebihan kapasitas.
Baca juga: Ketua IBI Bengkulu Meninggal Usai Tertular Covid-19
"Kami sedang meningkatkan kapasitas dengan membuka atau merehabilitasi beberapa gedung seperti balai diklat, dan itu butuh waktu satu atau dua minggu untuk persiapannya," jelas Rudy.
Selain itu, penanganan pasien covid-19 di RS Sele Be Solu juga sudah over kapasitas. Rudy pun mengimbau warga agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran covid-19. (Martinus Solo)
Sorong: Kasus positif covid-19 terus meningkat di Kota Sorong, Papua Barat. Jumlahnya sudah mencapai 671 orang dan menimbulkan
klaster perkantoran.
"Sudah ada klaster perkantoran seperti perbankan, ada empat perbankan yang sudah melapor. Mengenai jumlahnya yang terpapar, kita belum tahu pasti," ujar juru bicara Satgas Covid-19 Kota Sorong, Rudy Laku, di Posko Satgas Covid-19 Kota Sorong, Sabtu, 26 September 2020.
Rudy mengatakan hingga saat ini Orang Tanpa Gejala (OTG) yang ditangani di Diklat Kampung Salak berjumlah 71 orang. Bahkan, tempat karantina tersebut sudah kelebihan kapasitas.
Baca juga:
Ketua IBI Bengkulu Meninggal Usai Tertular Covid-19
"Kami sedang meningkatkan kapasitas dengan membuka atau merehabilitasi beberapa gedung seperti balai diklat, dan itu butuh waktu satu atau dua minggu untuk persiapannya," jelas Rudy.
Selain itu, penanganan pasien covid-19 di RS Sele Be Solu juga sudah over kapasitas. Rudy pun mengimbau warga agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran covid-19. (Martinus Solo)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)