Sidang Virtual pembacaan putusan kasus sabu dua oknum polisi di PN Depok.
Sidang Virtual pembacaan putusan kasus sabu dua oknum polisi di PN Depok.

2 Oknum Polisi di Depok Terdakwa Kasus Narkoba Divonis Mati

Nasional Hukuman Mati
Octavianus Dwi Sutrisno • 14 Mei 2020 21:43
?Depok: Dua orang oknum anggota kepolisian yang terlibat kasus peredaran narkoba divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Depok. Kedua terdakwa H dan F
terbukti bersalah melawan hukum dengan terlibat dalam kepemilikan dan penjualan narkotika jenis sabu.
 
"Menyatakan para terdakwa terbukti bersalah tanpa hak dan melawan hukum melanggar ketentuan Pasal 114 Ayat (2) junto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menjatuhkan putusan kepada para terdakwa berupa pidana mati," Ucap Ketua Majelis Hakim Ketus M Iqbal dalam sidang teleconference di Ruang Sidang Utama PN Depok, Kamis 14 Mei 2020.
 
Dalam amar putusan kasus tersebut juga disebutkan, jumlah total barang bukti narkoba yang disita berjumlah 37.909 gram atau seberat 37,9 kilogram sabu. Iqbal menegaskan, pledoi atau nota pembelaan kedua terdakwa juga ditolak Majelis Hakim Pengadilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nota Pembelaan dari masing - masing terdakwa kami tolak," tegasnya.
 
Sementara itu, sebagai hukuman tambahan hak komunikasi keduanya dicabut selama masa penahanan di dalam rumah tahanan negara. Keputusan ini melihat, latar belakangpara terdakwa merupakan anggota polisi yang memiliki keterampilan khusus.
 
"Menyatakan Pidana tambahan kepada masing-masing terdakwa dengan mencabut hak komunikasi kepada para terdakwa kepada siapa pun. Memberikan waktu pikir-pikir selama tujuh (7) hari kepada Jaksa Penuntut Umum maupun kepada para terdakwa beserta Penasehat Hukumnya. Menerima atau menyatakan banding terhadap putusan ini," tandasnya.
 
Selanjutnya, Kedua terdakwa melalui penasehat kukumnya menyatakan akan segera mengajukan banding atas hukuman vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim. "Kami akan mengajukan banding, atas putusan hukuman ini yang mulia," kata terdakwa..
 
Seperti diketahui Hartono dan Faisal berprofesi sebagai anggota Polri, keduanya ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di wilayah Gor Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 19 September 2019 lalu. Mereka diduga kuat terlibat sebagai kurir dan penjual narkoba. Dari tangan terdakwa petugas mengamankan barang bukti berupa kurang lebih 36 Kilogram narkoba jenis sabu.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif