Perangkat desa di Kabupaten OKU Timur saat menyerahkan bantuan BLT Dana desa kepada warga. Foto: Istimewa
Perangkat desa di Kabupaten OKU Timur saat menyerahkan bantuan BLT Dana desa kepada warga. Foto: Istimewa

2.050 Desa di Sumsel Terima BLT Dana Desa

Nasional Virus Korona bansos dana desa
Gonti Hadi Wibowo • 24 Mei 2020 16:34
Palembang: Sebanyak 2.050 desa dari 2.853 desa yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota di Sumatra Selatan telah menerima penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Penyaluran BLT DD sebesar Rp600 ribu per Kepala Keluarga (KK) diberikan selama tiga bulan.
 
“Dari data terakhir per 23 Mei 2020 ini sudah 2.050 desa yang telah menyalurkan BLT DD, dan sisa desa yang belum itu mencairkan itu kita terus mendorong untuk segera diselesaikan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumsel, Yusnin, Minggu, 24 Mei 2020.
 
Menurutnya, dari 2.050 desa yang sudah tersalurkan untuk 213.440 KK dengan rincian 35.615 KK dicarikan melalui cara transfer bank dan 177.825 KK melalui tunai. Ini merupakan bantuan tahap pertama yang akan disalurkan ke masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sehingga total anggaran yang sudah tersalurkan yakni sebanyak Rp134 miliar,“ ungkapnya.
 
Yusnin menjelaskan, untuk masyarakat penerima bantuan BLT DD ini belum terdata dalam program bantuan lainnya dari pemerintah. Selain itu, warga yang kehilangan mata pencaharian akibat dampak dari pandemi covid-19 juga masuk dalam kategori penerima BLT DD.
 
"Dari data kami di Sumsel ada sebanyak 112.535 kepala keluarga penerima BLT DD," jelasnya.
 
Dari 14 Kabupaten/Kota di Sumsel, lanjut Yusnin, Kabupaten Banyuasin telah 100 persen mencairkan BLT DD dengan rincian 288 desa dan 38.122 keluarga yang telah menerima dana BLT DD.
 
Pihaknya mengimbau kepada Kabupaten/Kota di 803 desa yang belum melakukan proses mencairkan BLT DD untuk segera melengkapi dan mengirimkan data penerima BLT tersebut.
"Jika BLT DD ini segera dicairkan itu bisa membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat miskin di desa akibat pandemi covid-19,” ujarnya.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif