Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Gunung Merapi Erupsi Tinggi Kolom Capai 3 Kilometer

Nasional erupsi gunung
Ahmad Mustaqim • 10 April 2020 11:18
Yogyakarta: Gunung Merapi mengalami erupsi pada Jumat, 10 April 2020. Erupsi ini terjadi hampir dua menit dengan tinggi kolom sekitar tiga kilometer.
 
“Terjadi erupsi di Gunung Merapi tanggal 10 April 2020 pukul 09.10 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 milimeter dan durasi 103 detik. Teramati tinggi kolom erupsi kurang lebih 3.000 meter dari puncak,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengamatan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida saat dikonfirmasi lewat saluran telepon.
 
Tingginya kolom asap ini diperkirakan membuat sebaran abu vulkanik terjadi di sejumlah titik. Hanik mengatakan saat erupsi terjadi arah angin berhembus ke barat laut. Namun, ia belum memastikan wilayah mana saja terdampak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“(Dampak sebaran abu vulkanik) masih dipantau. Abu sangat tergantung kecepatan dan arah angin,” katanya.
 
Erupsi ini menjadi ke sekian kalinya sejak gunung ini berstatus waspada sejak 21 Mei 2018. Sebelum ini, erupsi terjadi pada Jumat, 27 Maret 2020.
 
Hanik mengatakan, erupsi pada pekan lalu itu terdeteksi kubah lava bervolume 290 ribu meter kubik. Batas aman aktivtas manusia saat erupsi tetap tiga kilometer dari puncak. Hanik mengatakan sampai saat ini status belum ada perubahan.
 
“Berdasarkan ancaman bagi penduduk jadi pertimbangan penetapan status. Penduduk tak ada aktivitas di kurang dari tiga kilometer. Erupsi ini adanya suplai magma dari dalam,” ujarnya.
 
Menurut dia, kondisi kubah lava tak berubah signifikan. Saat curah hujan inggi, ia mengatakan potensi ancaman lahar sangat minim.
 
Gunung Merapi juga mengalami erupsi pada Selasa, 3 Maret 2020. Erupsi saat itu terjadi dengan tinggi kolom mencapai 6 kilometer. Akibatnya, memunculkan peringatan untuk aktivitas penerbangan berupa Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) menunjukkan kode warna merah. Warna merah pada peringatan VONA menunjukkan perlunya kewaspadaan.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif