ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

BPBD Malang Bakal Dirikan Posko di 4 Titik Rawan Bencana Hidrometeorologi

Daviq Umar Al Faruq • 28 September 2022 15:55
Malang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berencana mendirikan pos lapangan di empat titik rawan bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sebanyak empat titik tersebut antara lain, Kecamatan Ngantang, Tirtoyudo, Tumpang, dan Gedangan. 
 
Masing-masing pos lapangan tersebut nantinya dapat menjangkau beberapa kecamatan lain di sekitarnya. Sehingga, penanganan bencana hidrometeorologi bisa menyeluruh di wilayah Kabupaten Malang.
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan pihaknya tengah menyusun surat keputusan (SK) terkait penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Bencana ini berpotensi terjadi saat masuk musim hujan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami sedang menaikkan atau membuat SK penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi pada 2022,” kata Sadono, Rabu, 28 September 2022.
 
Sadono mengaku penetapan status siaga darurat bencana ini dilakukan setelah memperhatikan beberapa faktor. Salah satunya, prediksi cuaca dari BMKG terkait musim hujan yang akan datang lebih awal.
 
Baca: Banjir Bandang Putuskan 2 Jembatan di Bener Meriah Aceh

“Jadi, berdasarkan rilis BMKG, musim hujan datangnya lebih awal. Biasanya November sekarang sudah Oktober (masuk musim hujan). Di akhir September 2022, ini juga sudah mulai terlihat turun hujan,” jelasnya.
 
Sadono menerangkan penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi akan berlangsung hingga Oktober 2022.
 
“Setelah ada penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorolgi nanti ada penetapan status pos lapangan dan BPBD akan ditunjuk oleh bupati sebagai komandan daruratnya,” ujarnya.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif