591 calon kepala desa (Kades) di Kabupaten Tangerang membacakan deklarasi damai di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. (Foto: Medcom.id/Hendrik)
591 calon kepala desa (Kades) di Kabupaten Tangerang membacakan deklarasi damai di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. (Foto: Medcom.id/Hendrik)

591 Calon Kades Kabupaten Tangerang Komitmen Jaga Kerukunan

Nasional Pilkades
Hendrik Simorangkir • 12 November 2019 10:17
Tangerang: 591 calon kepala desa (kades) di Kabupaten Tangerang, Banten, komitmen menjaga kerukunan dan keutuhan masyarakat selama gelaran pemilu.
 
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menegaskan calon kades harus mengutamakan politik santun dan mampu merangkul masyarakat dengan program pembangunan desa.
 
"Calon kades harus dapat menciptakan rasa aman dan tenteram bagi masyarakatnya," ujar Zaki, di Tangerang, Senin, 11 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi meminta para calon kades untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Pelanggaran dipastikan akan ditindak.
 
"Apabila terjadi pelanggaran pidana, jika terpaksa, Polri untuk wajib menindaklanjuti," kata Ade.
 
Ade menjelaskan ratusan calon kades harus siap menerima konsekuensi pesta demokrasi. Maju dalam kontestasi harus siap kalah.
 
"Makanya tiap kandidat kades harus memberikan pemahaman kepada pendukung dan simpatisan mengenai sikap legowo bila kelak kalah dalam pemungutan suara," jelasnya.
 
Ade berharap para calon kades melapor jika terjadi permasalahan sekecil apa pun. Hal itu sebagai deteksi dini menghindari terjadinya konflik yang lebih luas.
 
"Saya berharap situasi aman ini terus terjalin, jangan sampai penyelesaian hukum berakhir dengan penyesalan," ungkapnya.
 
Ade menjelaskan di wilayah hukum Polresta Tangerang ada 92 desa di 19 kecamatan yang akan menggelar pemilu kepala desa. Dari jumlah itu, terdapat 363 calon kades yang akan memperebutkan suara.
 
"Jangan ada lagi calon kades yang tidak damai atau melakukan pelanggaran," ucapnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif