Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, M. Arif Aldian. Dokumentasi/ istimewa
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, M. Arif Aldian. Dokumentasi/ istimewa

Lebih dari 150 Ribu Wisatawan Diprediksi Bakal Padati Gunungkidul

Nasional Mudik Lebaran pariwisata daerah Lebaran 2022 Info Mudik Mudik 2022
Ahmad Mustaqim • 29 April 2022 17:28
Gunungkidul: Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), M. Arif Aldian, memperkirakan sebanyak 154.403 wisatawan masuk pada libur lebaran 2022. Lonjakan diperkirakan terjadi setelah dalam dua kali lebaran tidak diperbolehkan libur akibat pandemi covid-19.
 
"Libur lebaran tahun ini diperkirakan panjang sampai 8 Mei. Lonjakan kunjungan wisatawan diperkirakan terjadi karena dalam dua tahun terakhir tak ada libur lebaran," kata Arif saat dihubungi Jumat, 29 April 2022.
 
Baca: Polres Sleman Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Wisata

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan hingga potensi kepadatan lalu lintas. Koordinasi itu dilakukan dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga pihak di tingkat kecamatan desa.
 
"Kami juga koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan PMI apabila terjadi masalah kesehatan saat libur lebaran di destinasi wisata," jelasnya.
 
Arif mengatakan antisipasi kepadatan akan tertuju pada pintu masuk di Kabupaten Gunungkidul. Baik yang masuk dari Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sukoharjo, maupun Kabupaten Wonogiri. Ia mengatakan koordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar menghindari maupun mengurai kemacetan.
 
"Konsentrasi wisatawan pada libur lebaran tahun ini kami prediksi ada di kawasan pantai selatan Gunungkidul. Untuk itu manajemen rekayasa lalu lintas agar diatur, khususnya di pintu masuk wisata pantai," jelasnya.
 
Selain itu, kata dia, di pintu masuk destinasi wisata juga disiapkan perangkan protokol kesehatan, seperti barcode aplikasi peduli lindungi. Selain itu juga disiapkan sistem pembayaran non tunai agar mempercepat proses pembayaran.
 
"Kami juga mengingatkan pelaku wisata, khususnya kuliner agar harga menu makanan di restoran maupun rumah makan mencantumkan harga yang jelas. Pelaku wisata menyiapkan sarana kesehatan hingga parkir agar tidak memakai bahu jalan supaya tidak mengganggu lalu lintas," ungkapnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif