Warga menyelamatkan harta benda saat terjadinya pasang air laut (banjir rob) di pesisir pantai di kawasan Desa Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Ahad (3/7/2022) siang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)
Warga menyelamatkan harta benda saat terjadinya pasang air laut (banjir rob) di pesisir pantai di kawasan Desa Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Ahad (3/7/2022) siang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Permukiman Warga Meulaboh Aceh Barat Terendam Banjir Rob

Antara • 03 Juli 2022 14:02
Meulaboh: Puluhan rumah warga di Desa Pasir dan Desa Ujong Kalak, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, sejak Ahad pagi, 3 Juli 2022, hingga siang terendam pasang air laut (banjir) rob.
 
Akibat bencana alam tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsikan barang di rumah mereka ke tempat yang lebih aman guna menghindari terjangan pasang air laut.
 
Kepala Desa (Keuchik) Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Romi Saputra, mengatakan bencana alam tersebut terjadi sejak pagi hari usai salat Subuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan untuk sementara hanya rumah warga yang berada di dekat bibir pantai yang terendam pasang air laut dengan ketinggian mencapai sekitar 30 sentimeter.
 
Sejauh ini pihaknya telah melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak pasang air laut di daerah tersebut.
 
Baca juga:  Warga Pesisir Surabaya Diimbau Waspadai Banjir Rob
 
“Untuk saat ini baru sekitar 17 rumah warga yang terdata terkena banjir rob di desa kami,” kata Romi Saputra menambahkan.
 
Pihaknya juga sudah melaporkan bencana alam tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat dan pihak kecamatan, dengan harapan segera mendapatkan penanganan atau bantuan terhadap masyarakat yang terdampak.
 
Sementara itu, Pj Kepala Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat M Hasmi yang dikonfirmasi terpisah mengatakan sejauh ini aparat desa setempat masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir rob di desa mereka.
 
“Kalau jumlah masyarakat terdampak belum ujarnya.
 
Guna mengantisipasi meluasnya rendaman banjir rob di pemukiman masyarakat, ia bersama warga masih melakukan gotong-royong guna membersihkan saluran utama parit di desa mereka.
 
"Dengan harapan aliran air laut tidak tergenang di pemukiman masyarakat," tuturnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif