Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 6 April 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 6 April 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Makassar

Nasional prostitusi online
Muhammad Syawaluddin • 07 April 2019 16:08
Makassar: Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar meringkus seorang perempuan yang diduga mucikari dalam praktek prostitusi online berinisial AL, 30. Dia diciduk di salah satu hotel di Kota Makassar Kamis, 4 April 2019.
 
"Dia diamankan di salah satu hotel di Makassar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, saat ditemui, di Mapolresta Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 6 April 2019.
 
Pengungkapan prostitusi online di Makassar tersebut berawal dari informasi terkait modus penawaran jasa prostitusi media sosial dalam jaringan (online). Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai konsumen yang ditanggapi mucikari Al di media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tawar menawar mengantarkan pihak kepolisian ke salah satu hotel yang telah dipersiapkan mucikari. Polisi menggelandan mucikari dan 'anak asuh'nya yang diperkirakan ada beberapa orang.
 
"Dia menggunakan medsos untuk mencari pelanggan (mencari sekitar). Setelah konsumen ditemukan, mucikari ini mengirimkan foto perempuan yang ditawarkan, terjadilah tawar menawar," katanya.
 
Setelah meringkus AL, polisi kemudian mengamankan tiga dari empat perempuan 'anak asuh' mucikari. Satu dari empat anak asuhnya tersebut berhasil lolos dari pengejaran polisi.
 
Keempat wanita tersebut rata-rata berusia 19-21 tahun. Rata-rata wanita yang dia jajakan tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA).
 
"Tarifnya rata-rata Rp1 juta-Rp1,3 juta rupiah sekali kencan. Agar tidak terlacak oleh polisi mereka berpindah-pindah hotel, tiap dua hari mereka pindah," terangnya.
 
Mucikari itu mendapatkan bayaran Rp300 ribu, belum termasuk potongan untuk pesanan hotel sekitar Rp135 ribu.
 
Dari keterangan AL, dirinya menjalani profesi tersebut hampir setahun lebih. Wanita yang dia kerjakan sebagai PSK online dulunya SPG salah satu minuman energi. Namun, setelah ditawari AL untuk jadi PSK, mereka tak menolak karena penghasilan yang menggiurkan.
 
"Kami masih mengalami Tindak Pidana Perdagangan Orang nya yakni si Mucikari, ancamannya itu 6 hingga 15 tahun kurungan penjara," katanya.
 

 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif