Gula. MI/Susanto.
Gula. MI/Susanto.

Kementan Bakal Bangun 10 Pabrik Gula Tahun Ini

Nasional gula
Hendrik Simorangkir • 16 Maret 2019 18:23
Makassar: Sebagai upaya mencapai swasembada gula. Kementerian Pertanian (Kementan) di tahun 2019 membuat sebuah grand desain untuk itu. Kementan bakal membangun sepuluh pabrik gula yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
"Kita target membangun di pemerintah jokowi jk sepuluh pabrik gula, alhamdulillah saat ini sudah ada delapan yang terbangun," kata Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 16 Maret 2019.
 
Andi menjelaskan, saat ini target tersebut sudah hampir tercapai. Menurutnya di awal tahun 2019 ini sudah ada delapan pabrik gula dengan skala yang cukup besar dibangun di seluruh wilayah Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, salah satu dari sepuluh pabrik yang dibangun tersebut merupakan terbesar. Pabrik gula itu terletak di Bombana, Sulawesi Tenggara, dengan kapasitas 12.000 ton cane per day (tcd). Kapasitas tersebut merupakan yang terbesar di Indonesia.
 
"Kita target membangun di pemerintah Jokowi - JK sepuluh pabrik gula, alhamdulillah tahun ini sudah ada delapan yang terbangun. Mungkin tahun ini akan diresmikan," jelas Amran.
 
Khusus untuk pabrik gula yang ada di Bombana, Amran menyebut bahwa dengan kapasitas yang mencapai 12.000 tcd ditambah dengan alat yang canggih. Kebutuhan gula masyarakat yang ada di Indonesia bagian Timur bisa terpenuhi.
 
"Target produksi 200 ribu ton dan itu bisa memenuhi Kawasan Timur Indonesia. Dan sengaja kami membuat pabrik yang besar itu khusus untuk masyarakat Indonesia yang berada di Indonesia Timur," beber Amran.
 
Bahkan, kata Amran jika dua pabrik gula yang ada di Sulsel seperti di Kabupaten Takalar, dan Bone digabung menjadi satu. Amran mengatakan pabrik yang ada di Bombana masih jauh lebih besar.
 
Pemerintah juga berupaya untuk meningkatkan produktivitas tebu rakyat. Saat ini, rata-rata produktivitas tebu nasional hanya 60 sampai 70 ton per hektare (ha) dengan rendemen 8%. Diharapkan akan produktivitas bisa meningkat menjadi 100 ton per ha dengan rendemen 10%.
 
"Kita doakan kita penuhi dulu kebutuhan dalam negeri baru kemudian kita pikir soal ekspor," pungkas Amran.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif