Warga di Kabupaten Sigi yang menjadi penerima manfaat hunian sementara dari Yayasan Media Group. Medcom.id/Surya Perkasa
Warga di Kabupaten Sigi yang menjadi penerima manfaat hunian sementara dari Yayasan Media Group. Medcom.id/Surya Perkasa

Korban Bencana Sulteng Buat Hunian dari Puing Bangunan

Nasional tsunami Gempa Donggala
Antara • 12 Januari 2019 19:34
Palu: Korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), memilih membangun hunian dari puing bangunan. Mereka memilih membangun tanpa menunggu pembangunan hunian sementara (Huntara).

"Khususnya terhadap shelter pengungsi yang dihuni oleh korban likuifaksi dan tsunami, yang saat ini lebih 80 persen telah miliki hunian sendiri. Mereka membangun sendiri pascabencana pada awal hingga  akhir Oktober 2018," kata Ketua Pansus Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (P3B) DPRD Sulteng, Yahdi Basma, di Palu, Sabtu, 12 Januari 2019.

Korban yang melakukan hal ini dapat dilihat di Kelurahan Petobo, Kelurahan Balaroa, Desa Sibalaya, Kabupaten Sigi dan Desa Jono Oge. Korban tsunami di sepanjang pesisir pantai Teluk Palu dan Donggala juga terlihat melakukan hal serupa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Yahdi mengemukakan, korban bencana atau pengungsi telah familiar dengan puing bekas rumah mereka. Puing ini dimanfaatkan kembali untuk membangun hunian. Dia memperkirakan Huntara akan mubazir atau tidak termanfaatkan jika pemerintah tetap melanjutkan program tersebut. "Saat ini yang dibutuhkan oleh korban yaitu hunian tetap. Bukan Huntara, walaupun ada sebagian yang telah menempatinya dari pemerintah," kata Yahdi

Ia menilai pemerintah harus menyetop pembangunan Huntara di beberapa lokasi pengungsian korban bencana. Sudah saatnya pemerintah membangun hunian tetap bagi korban.


(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi