ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Polisi dan TNI Bertekad Buru KKB Nduga

Nasional Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
ant • 11 Desember 2018 15:30
Timika: Kepolisian Daerah Papua dibantu Kodam XVII/Cenderawasih bertekad  mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) Nduga yang menembak mati para karyawan PT Istaka Karya, staf Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional Wilayah Papua dan anggota TNI AD Sertu Handoko beberapa waktu lalu.

Kapolda Papua Irjen Polisi Martuani Sormin mengatakan untuk penegakan hukum terhadap kasus tersebut, jajaran Polda Papua mendapat dukungan penuh dari Kodam XVII/Cenderawasih.

"Kami telah membentuk tim untuk pengejaran para pelaku. Komitmen kami
dari Polda Papua tidak akan berhenti untuk melakukan pengejaran, penangkapan, dan penegakan hukum terhadap KKB ini," kata Irjen Martuani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Kapolda mengatakan sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi
Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bahwa jajaran TNI akan
memberikan dukungan sepenuhnya untuk perbantuan kepada Polri dalam rangka menangkap, memproses dan mengajukan ke persidangan anggota KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya. Kelompok tersebut diperkirakan memiliki sejumlah senjata api standar militer hasil rampasan dari anggota TNI dan Polri dan sebagian diduga diselundupkan dari luar negeri seperti Mindanao, Filipina Selatan dan sebagian lagi dari daerah bekas konflik seperti di Ambon.

Jajaran Kepolisian beberapa waktu lalu di Sorong, Papua Barat pernah mengungkap kasus penyelundupan senjata api ke Papua dari Mindanao. Upaya pengejaran KKB Nduga menghadapi hambatan cukup berat karena kondisi
medan geografis yang sulit.

"Di sana itu daerah ketinggian di atas 10 ribu kaki dengan oksigen tipis,
lereng-lereng curam, cuaca juga tidak bersahabat, sinyal telepon tidak ada.
Anggota kita tidak terbiasa di medan-medan seperti itu, sementara mereka
sudah terbiasa karena mereka menyatu dan dibesarkan di alam seperti itu,"
jelas Irjen Martuani.

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring menegaskan bahwa pembangunan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga akan kembali dilanjutkan dalam waktu dekat.

"Perintah Panglima TNI sudah jelas bahwa pembangunan kembali Jalan Trans Papua akan segera dilakukan, tidak boleh berhenti," katanya.




(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi