Pelaku begal payudara Mojokerto diringkus (foto / Istimewa)
Pelaku begal payudara Mojokerto diringkus (foto / Istimewa)

Residivis Begal Payudara di Mojokerto Ditangkap, Pelaku Mengaku Penasaran

Antara • 30 November 2022 08:37
Mojokerto: Pelaku begal payudara di enam tempat di Mojokerto ditangkap. Tersangka adalah EDW warga Dusun Ngembes, Desa Penanggungan, Kacamatan Trawas, Mojokerto. Kepada polisi, tersangka mengaku nekat lantaran penasaran dengan payudara yang berukuran besar.
 
“Saya penasaran. Cuma rasa ingin tahu payudara yang ukurannya besar,” kata EDW, Selasa, 29 November 2022.
 
Residivis ini sudah memiliki istri dan dua anak. Namun, akibat kasus begal payudara, istrinya menceraikan EDW.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Karena kena kasus ini saya diceraikan istri,” ujar dia.
 
Kapolres Mojokerto, AKBP Apip Ginanjar, mengatakan EDW diringkus di sebuah warung kopi Jalan Raya Surabaya-Pasuruan, Kelurahan Latek, Bangil, Pasuruan.
 
“Pelaku melakukan begal payudara perempuan di enam TKP, empat di Trawas, dua di Pungging,” kata Apip.
 
Perbuatan cabul EDW sempat meresahkan kaum hawa di Mojokerto. Khususnya para ibu muda yang mengendarai sepeda motor sendirian. Seperti yang dialami SON, (24); dan NDM, (24), warga Kecamatan Trawas, Mojokerto.
 
Baca: Bikin Resah, Begal Payudara dan Pantat Teror Warga Sumenep

SON menjadi korban begal payudara yang dilakukan EDW ketika melintas di Jalan Raya Desa Belik, Trawas, sekitar pukul 10.00 WIB. Sedangkan NDM mengalami nasib serupa ketika melintas di Jalan Raya Dusun Sendang, Desa Penanggungan, Trawas di waktu yang sama.
 
“Modusnya pelaku naik sepeda motor sendirian. Kemudian mencari sasaran perempuan yang sendirian mengendarai sepeda motor. Kemudian pelaku melakukan begal payudara,” jelas Apip.
 
AKBP Apip Ginanjar menuturkan pihaknya sejak lama berhasil mengidentifikasi EDW sebagai pelaku begal payudara yang sudah meresahkan masyarakat. Salah satunya menggunakan rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Namun, pelaku berhasil kabur ke Bali ketika diburu polisi.
 
“Selain keterangan korban, kami juga dapatkan ciri-ciri baju yang dipakai pelaku saat beraksi dari rekaman CCTV,” ungkapnya.
 
Akibat perbuatannya, EDW dijerat dengan pasal 289 KUHP dan pasal 6 huruf a UU RI nomor 12 tahun 2022 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Kekerasan Seksual.“Ancaman pidananya 9 tahun penjara.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif