ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Antisipasi Kebakaran, Warga NTT Diminta Tak Buka Lahan dengan Membakar

Antara • 13 September 2022 16:13
NTT: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan ketika melakukan aktivitas pertanian karena dapat menyebabkan kebakaran lahan di musim kemarau.
 
"Jangan membakar lahan. Manggarai Timur itu ada potensi kebakaran padang sabana, terutama di Kota Komba bagian timur atau utara," kata Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Timur Petrus Subin ketika dihubungi di Labuan Bajo, Selasa, 13 September 2022.
 
Dia menyampaikan imbauan kepada warga untuk tidak membakar saat membuka lahan pertanian baru itu diberikan pada berbagai kesempatan sosialisasi. Apalagi, wilayah Manggarai Timur sudah memasuki musim kemarau sehingga rawan terhadap kebakaran.
 
Baca: Semua Daerah NTT Berstatus Sangat Mudah Karhutla

Petrus juga meminta warga tidak membakar padang yang kering. Saat ini, tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah berstatus merah atau sangat mudah terbakar.

Dengan kondisi itu, maka alang-alang atau dedaunan yang kering akan mudah terbakar. Jika terjadi kebakaran, maka api akan segera merambat dengan cepat dan membakar area yang lebih luas.
 
"Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dengan mengantisipasi kebakaran ini," kata dia.
 
Kepala BPBD NTT Ambrosius Kodo mengimbau warga untuk tidak membuang puntung rokok sembarang apalagi di area terbuka. Masyarakat diminta untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan kebakaran.
 
"Jika api membesar, sulit terkendali," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>