Korban Tewas KM Lestari Bertambah jadi 26 Orang
Penumpang kapal berusaha meneyelamatkan diri di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Istimewa
Makassar: Korban meninggal dalam peristiwa kecelakaan KM Lestari Maju di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, terus bertambah. Hingga Selasa malam 3 Juli 2018 pukul 22.00 Wita, korban jiwa tercatat 26 orang.

Kapal feri dengan 139 penumpang ini bocor dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Bira, Bulukumba menuju Pelabuhan Pammatata, Selayar, Selasa siang. Kapal kandas di perairan pantai Pa’badilang, kecamatan Bontomatene Selayar.

"Korban meninggal sekarang sudah menjadi 26 orang," kata Plt Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono dalam acara Top News Metro TV, Selasa 3 Juli 2018. 


Dari data yang dihimpun, rata-rata korban meninggal berusia di atas 40 tahun. Masing-masing sepuluh pria dan perempuan. Sebagian besar merupakan warga Selayar. Dua di antaranya merupakan suami-istri.

Dalam daftar korban jiwa, terdapat seorang bayi usia dua tahun bernama Abisar. Dia tewas bersama ibunya, Rini Arianti, asal Bonea Selayar. Turut tewas Kepala ASDP Pammatata Selayar bernama Ari Laksono.

Baca: Kapal Feri Tenggelam di Perairan Selayar

"Ada mayat perempuan berumur tiga tahun tanpa identitas," ujar Dicky.

Para korban, menurut Dicky, kemungkinan tidak bisa menyelamatkan diri dengan jaket pelampung atau lifejacket saat kapal hendak tenggelam. Atau juga kemungkinan terlempar saat kapal miring dihantam gelombang.

"Kapal ini tidak tenggelam, tapi kandas. Kalau tenggelam mungkin evakuasi lebih sulit. Karena kandas, evakuasi bisa lebih gampang. Banyak orang yang selamat," katanya.

Selain memuat penumpang orang, KM Lestari Maju juga membawa 48 kendaraan berbagai golongan. Antara lain 18 unit kendaraan roda dua, 14 kendaraan roda empat, dua bus, dan 14 truk.





(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id