Abraham Samad saat menggelar diskusi bertema
Abraham Samad saat menggelar diskusi bertema "Arah Bangsa ke depan" dengan para wartawan di Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin, 21 Mei 2018.

Abraham Samad Bangun Komunikasi dengan Partai politik

Mulyadi Pontororing • 22 Mei 2018 10:27
Manado: Mantan KPK Abraham Samad menyatakan kesiapannya sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. Komunikasi dengan partai politik juga sudah dibangun ke sejumlah partai.
 
"Komunikasi politik sudah dilakukan dengan beberapa pimpin partai politik, baru sekadar diskusi. Nanti Kamis ini juga ada agenda pertemuan dengan pimpinan partai," kata dia dalam diskusi "Arah Bangsa ke depan" bersama para wartawan di Kota Manado, Senin, 21 Mei 2018 malam.
 
Sayangnya, Samad masih enggan merinci siapa saja pimpinan partai yang sudah diajak komunikasi. Namun, dia bilang komunikasi politik telah dilakukan ke pimpinan partai penguasa maupun oposisi.

"Terkait siapa saja, itu biar saya, pimpinan partai dan Tuhan saja yang tahu. Yang jelas ada dari partai yang sementara berkuasa, maupun di luar penguasa saat ini," bebernya.
 
Dia mengungkapkan, dalam pertemuan dengan pimpinan-pimpinan tersebut, dirinya hanya mencoba memberikan gambaran besar terkait gagasannya dalam pemberantasan korupsi.
 
"Gagasan ini saya kira sebagai lompatan. Kalau dalam sains disebut quantum. Nah di situ kita lihat apakah mereka bisa menangkap (gagasan) itu atau tidak," jelasnya.
 
Menurutnya, kalaupun nantinya gagasan yang ditawarkan tidak diterima atau tidak disepakati oleh partai politik, tak menjadi masalah baginya.
 
"Apa boleh buat yang penting saya sudah lemparkan gagasan itu untuk dikerjakan secara bersama-sama," tegasnya.
 
Di sisi lain, deklarasi pencalonan ini, kata Samad, sebenarnya berangkat dari hasil perenungan panjang usai lengser dari pimpinan KPK. "Saya merasa terpanggil untuk berkontribusi untuk Indonesia," ujar Samad.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>