Perajin tahu di wilayah Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang. (Foto: Medcom.id/Hendrik)
Perajin tahu di wilayah Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang. (Foto: Medcom.id/Hendrik)

Harga Tempe Tahu di Tangerang Naik Rp2.000

Nasional kedelai harga kedelai Tempe
Hendrik Simorangkir • 04 Januari 2021 15:15
Tangerang: Perajin tahu di wilayah Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, terpaksa menaikan harga produknya ke para pedagang dan ke pasar. Langkah itu diambil untuk menutupi biaya produksi karena harga kedelai sebagai bahan dasar tahu melambung tinggi.
 
Adin, salah satu pengelola pabrik tahu di wilayah Paninggilan, mengatakan untuk menyiasatinya agar tidak rugi, ia menaikkan harga jual. 
 
"Ukuran kita tidak ubah, tetap seperti biasanya. Harga saja yang kita naikan Rp2.000 dari Rp40 ribu jadi Rp42 ribu per papan, karena harga kacang kedelai lagi mahal," ujarnya, Senin, 4 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adin menuturkan saat ini harga bahan baku kedelai melonjak yang cukup tinggi. Biasanya, ia membeli kedelai dengan harga Rp7.200 per kilogram. Namun kini harganya meroket hingga Rp9.500 per kilogram. 
 
"Akibat naiknya harga kedelai, produksi kami kurangi karena peminatnya berkurang. Biasanya kita produksi empat ribu kilogram, saat ini hanya 2.500 kilogram," kata dia.
 
Baca juga: Solo Siap Gelar Belajar Tatap Muka
 
Meski mahal, Adin menambahkan, produksi tetap berjalan karena sudah ada sejumlah pelanggan tetap yang akan membelinya setiap hari.
 
"Selain ke pelanggan, kita juga menyuplai ke pedagang di Pasar Kebayoran Lama," jelasnya. 
 
Adin pun berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi dan menstabilkan harga kedelai di pasaran. Karena ribuan perajin tahu dan tempe di Indonesia menggantungkan nasibnya dengan memproduksi tahu dan tempe.
 
"Harapannya kita kan orang kecil, usaha kecil-kecilan, semoga harga kedelai turun," ungkap dia.
 
Sebelumnya, sejumlah perajin tahu dan tempe se-Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) melakukan aksi mogok produksi. Aksi mogok tersebut dipicu lantaran harga kedelai naik hingga 35 persen.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif