ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Vaksinasi Tertutup Covid-19 di Banten Dipertanyakan

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Protokol Covid-19
Hendrik Simorangkir • 14 Januari 2021 15:09
Tangerang: Vaksinisasi covid-19 untuk kepala daerah dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) se-Banten ricuh. Kegiatan tersebut diprotes jurnalis yang meliput karena dilakukan secara tertutup.
 
"Kita sebagai media diundang, tapi sampai lokasi kita tidak bisa mengambil gambar. Untuk apa Gubernur menyebut kita media diminta untuk menginformasikan bahwa vaksin aman. Prsiden Jokowi saja boleh kok diambil gambarnya," kata salah satu jurnalis foto salah satu media, Denis Supriatin, Kamis, 14 Januari 2021.
 
Baca: Wali Kota Semarang Batal Disuntik Vaksin Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kericuhan itu bermula saat para jurnalis foto dan TV tidak boleh masuk untuk keperluan mengambil gambar kepala daerah yang akan disuntik vaksin covid-19.
 
Denis menjelaskan dia bersama rekan-rekannya diundang untuk meliput acara tersebut. Namun saat proses vaksinasi berjalan tertutup meski  menggunakan layar monitor.
 
Denis menuturkan para jurnalis telah mengikuti segala hal yang telah diterapkan petugas keamanan terkait protokol kesehatan. Termasuk pengambilan gambar yang dilakukan secara bergantian.
 
"Kita mau kok mengikuti protokol kesehatan dengan bergantian mengambil gambar, tapi ini tidak diizinkan sama sekali. Ini enggak transparan jelas, apa yang mereka lakukan di dalam ruangan itu," jelasnya.
 
Sementara Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Tangerang, Faisal, mengatakan vaksinasi pertama di Banten seharusnya tidak tertutup agar masyarakat bisa melihatnya.
 
"Kenapa harus tertutup proses vaksin pertama di Banten, jelas-jelas pemerintah pusat saja terbuka, ada apa dengan Banten? Jangan halangi teman-teman media untuk memberitakan soal vaksin," ungkap Faisal.
 
Pantauan di lokasi, ruang vaksinisasi dipenuhi anggota dari masing-masing humas kepala daerah di Banten. Di sekitaran tempat itu pun para instansi berkerumun tanpa menjaga jarak.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif