Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Senin, 7 Juni 2021.(dok: Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Senin, 7 Juni 2021.(dok: Humas Pemkot Surabaya)

Cegah Penyebaran Covid-19, Pengendara Melintas di Suramadu Ditempel Stiker Khusus

Nasional Virus Korona protokol kesehatan
Amaluddin • 07 Juni 2021 19:34
Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran Kepolisian dan TNI memberi tanda khusus stiker, bagi pengendara negatif covid-19 yang melintas di Jembatan Suramadu. Tanda khusus ini salah satu upaya menekan laju penyebaran covid-19. 
 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan penyekatan mulai diterapkan juga di kaki Jembatan Suramadu sisi Bangkalan. Setiap pengendara sebelum melintas Jembatan Suramadu menuju ke Surabaya, dirapid antigen di Bangkalan. Ketika hasilnya negatif, maka kendaraannya kemudian ditempeli stiker khusus.
 
"Alhamdulillah di Bangkalan ada penyekatan. Jadi yang kendaraan pelat M (Madura) disekat di sana pakai diberikan tanda stiker. Tapi kalau tidak ada tanda stikernya, maka kita lakukan (rapid antigen) di sini (Surabaya). Jadi kita memang kolaborasi seperti hasil rapat koordinasi tadi malam," kata Eri, di meninjau penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Senin, 7 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polisi Sudah Periksa Kepala Sekolah dan Guru SPI Batu
 
Dalam penyekatan di hari kedua ini, Eri yang didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Johnny Eddizon Isir, terlihat beberapa kali terjun langsung melakukan pemeriksaan kendaraan. Bahkan, ketiganya pun tak canggung untuk menghentikan setiap kendaraan yang tidak ditempeli stiker bebas covid-19.
 
"Jadi yang sekarang kita lihat ada masuk (kendaraan) nempel stiker, itu berarti lolos penyekatan. Kalau tidak ada stikernya, pelat M kita hentikan pengendaranya untuk dilakukan rapid antigen di sini (Surabaya)," kata Eri.
 
Cegah Penyebaran Covid-19, Pengendara Melintas di Suramadu Ditempel Stiker Khusus
 
Eri menegaskan, bahwa upaya untuk menekan laju penyebaran covid-19 tak hanya dilakukan di kedua sisi Jembatan Suramadu. Penyekatan atau screening juga dilakukan di Dermaga Ujung-Kamal Bangkalan.
 
"Di sana dites (rapid antigen) dikasih stiker. Kalau ternyata di sana ramai mungkin dilepas, kemudian kita rapid antigen di sini (Dermaga Ujung)," ujarnya.
 
Eri menyebut bahwa penyekatan di Jembatan Suramadu dan Dermaga Ujung-Kamal ini, akan berlangsung selama 24 jam. Personel gabungan yang berjaga pun terbagi ke dalam tiga shift. Sedangkan untuk masing-masing shift terdiri dari 60 personel. "Satu shiftnya itu 60 orang, nanti setelah itu besoknya tiga sif lagi ganti orang lagi," ujarnya.
 
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, menyampaikan di hari kedua penyekatan ini, arus lalu lintas kendaraan terpantau lancar. Sehingga tidak sampai terjadi penumpukan kendaraan di Jembatan Suramadu.
 
"Karena hari ini juga dilakukan Polres dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, melakukan rapid antigen terhadap pengendara. Kalau sudah dicek dan rapid antigen, itu dapat tanda (stiker khusus). Kalau belum maka kita tindaklanjuti rapid antigen di sini (Surabaya)," kata Ganis.
 
Sedangkan, untuk antisipasi di pintu masuk pelabuhan, AKBP Ganis mengaku telah menyiagakan personel untuk berjaga di Dermaga Ujung. Bagi kendaraan yang lolos menumpang kapal tanpa dilengkapi adanya stiker bebas covid-19, maka kemudian dilakukan rapid antigen di Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak.
 
"Sudah dilakukan pola sama, ada penempatan personel bersama unsur TNI dan pemkot. Kami juga sudah koordinasi dengan PT ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) agar semua penumpang wajib rapid antigen sebelum beli tiket. Kalau belum, di sana sudah ada Dinas Kesehatan yang melakukan rapid antigen dari Madura," katanya.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif