Petugas melalukan penyemprotan disinfektan di stasiun Bandara SMB II Palembang. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)
Petugas melalukan penyemprotan disinfektan di stasiun Bandara SMB II Palembang. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)

Penumpang Bersuhu Tubuh Tinggi 'Haram' Naik LRT Palembang

Nasional Virus Korona lrt
Gonti Hadi Wibowo • 18 Maret 2020 11:41
Palembang: PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang penumpang bersuhu tubuh tinggi atau diatas 38 derajat celsius naik Light Rail Transit (LRT) Palembang, Sumatra Selatan. Penumpang yang kadung membeli tiket namun tak lolos pemeriksaan kesehatan awal akan mendapatkan pengembalian dana.
 
"(Penumpang) akan lebih dulu diperiksa di posko kesehatan (stasiun). Setelah itu dari rekomendasi petugas kesehatan melarang penumpang naik dan mengembalikan penuh pemesanan tiket penumpang,” kata Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Aida mengatakan hingga saat ini baru ada satu penumpang terdeteksi bersuhu tubuh mencapai 38 derajat celsius. Petugas pun terpaksa melarang penumpang naik demi mencegah penyebaran virus di dalam gerbong kereta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Pejabat BUMD Cianjur Liburan ke Eropa di Tengah Wabah Covid-19
 
"Sebagai upaya untuk melawan penyebaran virus korona, kami rutin menjaga kebersihan lingkungan baik itu transit LRT, stasiun, maupun di dalam kereta," jelasnya.
 
Selain itu, PT KAI telah melakukan penyemprotan disinfektan di stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Stasiun Lubuk Linggau, dan Stasiun LRT Sumsel.
 
“Penyemprotan dilakukan di titik-titik yang rentan menyebabkan penularan virus di antaranya kursi, tempat pegangan, toilet, lift, loket, eskalator, dan pintu masuk,” ungkapnya.
 
Pihaknya berharap dengan upaya itu penumpang lebih nyaman dan tidak perlu merasa khawatir saat berada di stasiun LRT maupun di dalam kereta api.
 
“Kalau merasa tidak sehat segera periksakan di pos kesehatan yang telah disediakan. Masyarakat juga harus mulai peduli, ketika sakit untuk lebih baik beristirahat di rumah saja,” pungkasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif