Cegah Omicron, BIN Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Belasan Provinsi
Lukman Diah Sari • 27 Desember 2021 21:07
Jakarta: Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggencarkan vaksinasi covid-19 massal bagi masyarakat umum, lansia, dan anak-anak di belasan provinsi. Antara lain di Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, Sumatra Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bali, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.
"Kegiatan vaksinasi ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Vaksin merupakan upaya kita mencegah virus korona, terutama varian Omicron yang sudah masuk ke RI," ujar Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, Selasa, 27 Desember 2021.
Kepala BIN daerah Jawa Barat, Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto, mengatakan pihaknya menggelar vaksinasi di berbagai kabupaten. Adapun sasarannya sebanyak 15.000 orang penerima.
"Selain di Kabupaten Indramayu dan BIN juga menggelar vaksinasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Majalengka, dan kabupaten Cirebon dengan sasaran 15.000 jiwa," ucap Deddy.
Baca: 110,8 Juta Orang Terproteksi Vaksin Dosis Lengkap per 27 Desember
Salah satunya, imbuh dia, di kawasan Indramayu saat banjir rob melanda. Dia mengungkap, vaksinasi itu menyasar warga Eretan Wetan Blok Condong Kandanghaur.
"Dengan sudah dilakukannya vaksinasi terhadap warga di daerah rawan banjir, dapat mencegah penyebaran pandemi di tempat pengungsian," kata Deddy.
BIN juga menyasar para pelajar 6-11 tahun. Seperti halnya yang dilakukan BIN Daerah Sumatra Barat. Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumatera Barat, Hendra, mengatakan kegiatan vaksinasi diadakan di SDN 13 Pasar Remaja, Kota Sawahlunto.
"Ada 14 gerai vaksin yang didirikan di masing-masing sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 1.413 pelajar," tutur Hendra.
Selanjutnya, BIN daerah Kalimantan Barat juga menggelar vaksinasi massal. Kali ini, vaksinasi menyasar daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah.
"Dari data yang kami himpun, ada sejumlah desa yang tidak optimal dalam menggalakan kegiatan vaksinasi. Parahnya, ada Kades yang sampai hari ini belum vaksin," ujar Kaposda Binda Kabupaten Kayong Utara Kurniaji.
Kurniaji menambahkan, capaian vaksinasi di Kabupaten Kayong Utara berada di urutan 13 dari 14 Kabupaten/Kota. Oleh karena itu, BIN menggencarkan vaksinasi di daerah tersebut.
Baca: 2,3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntik ke Anak 6-11 Tahun
Sementara di Jawa Timur, BIN menggelar vaksinasi massal di 14 kecamatan di Trenggalek. Termasuk vaksinasi tahap dua untuk pelajar SMP dan SMA di SMKN 1 Pogalan dan Balai Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan.
Kabag Ops BIN Jatim, Kolonel Inf Fahmi Sudirman, mengatakan pihaknya menyiapkan total 5.500 dosis vaksin. Selain itu, terdapat pula 11.000 dosis vaksin yang telah didistribusikan ke wilayah lainnya.
"Jadi harapan kita yang belum melaksanakan vaksin, ayo kita melaksanakan vaksin bersama, demi kesehatan kita bersama, demi terwujudnya herd immunity di lingkungan masyarakat Kabupaten Trenggalek," ujar Fahmi.
Jakarta: Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggencarkan
vaksinasi covid-19 massal bagi masyarakat umum, lansia, dan anak-anak di belasan provinsi. Antara lain di Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, Sumatra Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bali, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.
"Kegiatan vaksinasi ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Vaksin merupakan upaya kita mencegah virus korona, terutama varian Omicron yang sudah masuk ke RI," ujar Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, Selasa, 27 Desember 2021.
Kepala BIN daerah Jawa Barat, Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto, mengatakan pihaknya menggelar vaksinasi di berbagai kabupaten. Adapun sasarannya sebanyak 15.000 orang penerima.
"Selain di Kabupaten Indramayu dan BIN juga menggelar vaksinasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Majalengka, dan kabupaten Cirebon dengan sasaran 15.000 jiwa," ucap Deddy.
Baca: 110,8 Juta Orang Terproteksi Vaksin Dosis Lengkap per 27 Desember
Salah satunya, imbuh dia, di kawasan Indramayu saat banjir rob melanda. Dia mengungkap, vaksinasi itu menyasar warga Eretan Wetan Blok Condong Kandanghaur.
"Dengan sudah dilakukannya vaksinasi terhadap warga di daerah rawan banjir, dapat mencegah penyebaran pandemi di tempat pengungsian," kata Deddy.
BIN juga menyasar para pelajar 6-11 tahun. Seperti halnya yang dilakukan BIN Daerah Sumatra Barat. Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumatera Barat, Hendra, mengatakan kegiatan vaksinasi diadakan di SDN 13 Pasar Remaja, Kota Sawahlunto.
"Ada 14 gerai vaksin yang didirikan di masing-masing sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 1.413 pelajar," tutur Hendra.