Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Cegah PMK Meluas, Ganjar Beri Bantuan ke Peternak

Lukman Diah Sari • 17 Mei 2022 20:39
Semarang: Sebanyak 13 kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) telah terdeteksi kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungkap total 48 hewan ternak positif PMK.
 
Terkait temuan itu, Ganjar memberikan bantuan untuk pencegahan PMK ke kelompok ternak Muda Mandiri di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Bantuan yang diberikan berupa obat, vitamin, disinfektan, hingga delapan kambing jenis Saanen. 
 
"Ini beberapa vitamin, antibiotik, dan ini disuntikkan ke hewan. Terus ada yang spray untuk luka, biasanya di kuku. Disinfektannya kita kasih bantuan ke kelompok ternak untuk mereka nyemprot kandangnya," ujar Ganjar dalam keterangannya, Selasa, 17 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ganjar berharap hewan ternak yang belum terinfeksi PMK bisa terlindungi, sehingga tidak semakin menyebar. Sementara itu, dana yang diberikan berasal dari hibah APBD Provinsi Jateng Tahun Anggaran 2021.
 
"Dari Dinas Peternakan kita berkoordinasi terus dengan kabupaten kota. Beberapa dokter hewan sudah menyampaikan bisa diobati," kata Ganjar.
 
Baca: Belasan Sapi Ternak di Sumsel Terindikasi Terjangkit PMK
 
Dia meminta petani dan peternak melapor bila ditemukan hewan yang memiliki gejala PMK. Sehingga bisa lekas dikarantina dan diobati. 
 
"Saya ingin nanti kalau ada petani peternak yang sapinya ada masalah, segera kontak penyuluh dan dinas biar kita turun. Teman-teman bupati wali kota semua turun ke pasar hewan ngecek," tutur Ganjar.
 
Ganjar menyakini para peternak sudah paham dengan kondisi hewan ternaknya. Dia menerangkan tugas pemerintah yakni melakukan pendampingan dan membuat kebijakan untuk menyudahi wabah PMK.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif