Jember: Satreskrim Polres Jember membeberkan hasil penyelidikan kasus pembunuhan Prita Hapsari, 48, warga Jalan Wijaya Kusuma Nomor 44, Kelurahan Jember Lor, Jember, Jawa Timur. Pelaku membunuh guru les piano itu lantaran melawan saat pelaku hendak dirampok.
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, sejumlah saksi di lokasi kejadian tengah diperiksa untuk mengetahui motif perampokan hingga menyebabkan korban tewas. Selain itu, pelaku perampokan sudah ditangkap.
"Kami menemukan di TKP ada satu korban perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam rumah," ujarnya, melansir Clicks.id, Rabu, 19 Januari 2022.
Pelaku ditangkap warga usai korban menjerit histeris. Namun pelaku melawan saat ditangkap, sehingga menyebabkan dua warga terluka kena sejanta tajam pelaku.
Baca: Pria di Jember Bunuh 1 Perempuan dan Lukai 3 Orang
Selain menyebabkan Prita Hapsari tewas, korban lainnya adalah Hartana yang terluka di bagian hidung. Hartana mengaku terjatuh saat pelaku hendak beraksi.
"Dia mengaku awalnya akan membetulkan listrik ternyata perampok," ujar korban.
Dalam rumah tersebut, hanya ada Hartana dan anaknya, Prita Hapsari. Sedangkan suami Hartana sudah meninggal beberapa tahun lalu.
Saat ini jenazah korban Prita Hapsari telah dibawa ke RSUD dr Soebandi Jember untuk diautopsi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian.
Polisi menyita barang bukti uang tunai Rp2.800.000, motor, peralatan listrik dalam tas ransel warna merah milik pelaku, pisau dapur yang digunakan pelaku untuk beraksi dan dompet yang berisi identitas pelaku.
Jember: Satreskrim Polres Jember membeberkan hasil penyelidikan
kasus pembunuhan Prita Hapsari, 48, warga Jalan Wijaya Kusuma Nomor 44, Kelurahan Jember Lor, Jember, Jawa Timur. Pelaku membunuh guru les piano itu lantaran melawan saat pelaku hendak dirampok.
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, sejumlah saksi di lokasi kejadian tengah diperiksa untuk mengetahui motif perampokan hingga menyebabkan korban tewas. Selain itu, pelaku perampokan sudah ditangkap.
"Kami menemukan di TKP ada satu korban perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam rumah," ujarnya, melansir Clicks.id, Rabu, 19 Januari 2022.
Pelaku ditangkap warga usai korban menjerit histeris. Namun pelaku melawan saat ditangkap, sehingga menyebabkan dua warga terluka kena sejanta tajam pelaku.
Baca: Pria di Jember Bunuh 1 Perempuan dan Lukai 3 Orang
Selain menyebabkan Prita Hapsari tewas, korban lainnya adalah Hartana yang terluka di bagian hidung. Hartana mengaku terjatuh saat pelaku hendak beraksi.
"Dia mengaku awalnya akan membetulkan listrik ternyata perampok," ujar korban.
Dalam rumah tersebut, hanya ada Hartana dan anaknya, Prita Hapsari. Sedangkan suami Hartana sudah meninggal beberapa tahun lalu.
Saat ini jenazah korban Prita Hapsari telah dibawa ke RSUD dr Soebandi Jember untuk diautopsi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian.
Polisi menyita barang bukti uang tunai Rp2.800.000, motor, peralatan listrik dalam tas ransel warna merah milik pelaku, pisau dapur yang digunakan pelaku untuk beraksi dan dompet yang berisi identitas pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)