Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (ANTARA/Linna Susanti)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (ANTARA/Linna Susanti)

Kepala Sekolah se-Kota Bogor Diminta Kejar Target Vaksin Booster

Nasional vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Bima Arya Sugiarto Vaksin Booster Kota Bogor
Rizky Dewantara • 20 April 2022 13:22
Bogor: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, mengajak seluruh kepala sekolah di wilayahnya untuk melakukan percepatan vaksinasi tahap tiga atau booster bagi para pendidik dan pelajar.
 
"Kami ingin memastikan sektor pendidikan dan sekolah melakukan percepatan untuk vaksinasi booster. Kepada seluruh kepala sekolah, kami memberikan dua opsi kepada tenaga pendidik dan siswa dalam pemberian vaksin booster," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Rabu, 20 April 2022.
 
Ia menambahkan, dua opsi yang Pemkot Bogor berikan, pertama datang ke sentra-sentra vaksin di kelurahan terdekat, kedua jika ada permintaan khusus, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinkes Kota Bogor untuk membuka lokasi pelayanan vaksinasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan catatan harus ada peserta yang datang baik itu guru, tenaga pendidik, dan juga siswa," katanya.
 
Baca juga: Gubernur Kepri Pertimbangkan Mudik Lokal Cukup Vaksin 2 Dosis
 
Bima menuturkan, berdasarkan arahan Presiden Jokowi, dosis vaksin booster yang ditargetkan ketika mulai mudik Lebaran 2022 harus sudah mencapai 50 persen. Di Kota Bogor, sudah hampir dua pekan ini terus melakukan akselerasi. Namun peningkatannya belum signifikan, capaian vaksin booster baru di angka 28 persen.
 
Di sisi lain, berdasarkan data dosis 1 dan 2 vaksin angkanya sudah cukup baik. Dari mulai TK hingga SMA/sederajat, vaksin dosis satu persentasenya sudah 85 persen dan dosis kedua 76 persen. Namun ia ingin memberikan catatan beberapa yang angkanya masih rendah agar bisa menjadi perhatian.
 
Lebih lanjut, angka yang masih rendah, TK usia 6 tahun keatas baru 12,54 persen, RA baru 15 persen, PAUD masih 2 persen, MTS baru 64 persen, dan SLB 52 persen.
 
"Sementara data capaian vaksin booster bagi pendidik yakni, RA dan PAUD masih rendah yakni RA 37,50 persen, PAUD 41 persen, guru SD baru 62 persen, guru MI 39 persen, guru SMP 77 persen, guru MTS 37 persen, guru SMA 67 persen, guru MA 42 persen, dan SLB 52 persen," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif