Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim/FA)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim/FA)

Khofifah Target 2 Ribu Aset Tanah Pemprov Jatim Tersertifikasi Pada 2023

Amaluddin • 06 Agustus 2021 18:13
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menarget 2.425 bidang tanah tersertifikat pada 2023 mendatang. Ribuan aset tanah milik Pemprov Jatim itu tersebar di berbagai daerah di Jatim. 
 
"Saya rasa para bupati dan wali kota pasti sudah mengikhtiarkan, dan membutuhkan support anggaran untuk bisa melakukan proses pengukuran, untuk proses percepatan sertifikasi tanah itu," kata Khofifah, di Surabaya, Jumat, 6 Agustus 2021.
 
Namun, Khofifah tidak merinci detail aset tanah itu tersebar di daerah mana saja. Dia juga tidak menyebut sudah berapa banyak bidang tanah yang sudah disertifikat per 2021 ini. Kata Khofifah, 2.425 bidang tanah itu merupakan target yang dikunci oleh Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari 2.425 bidang tanah itu, Pemprov Jatim menarget 1.039 bidang tanah rampung disertifikat pada tahun 2021. Kemudian sebanyak 900 bidang tanah tersertifikat tahun 2022, dan tahun 2023 sebanyak 435 bidang tanah. 
 
"Dari keseluruhan data tersebut, sebanyak 1.906 bidang tanah telah tersertifikat. Sedangkan program tahun 2021 saat ini sebanyak 749 bidang sedang dalam proses di BPN, dan 32 bidang telah terbit sertifikatnya," ujarnya. 
 
Baca: Ekonomi Jatim Triwulan II 2021 Tumbuh 7,05%
 
Terkait aset tanah milik Pemprov Jatim, Khofifah mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sejumlah 4.437 bidang tanah. Dengan rincian sebanyak 3.257 atau setara 73,40 persen bidang berupa tanah matang, 627 atau 14,13 persen bidang berupa tanah irigasi, dan 553 atau sekitar 12,47 persen bidang berupa tanah jalan.
 
Data bidang tanah tersebut, kata Khofifah, dapat berubah berdasarkan hasil validasi antara BPKAD dengan perangkat daerah. Misalnya, terkait kebutuhan RS Tipe A yang akan dibangun Kemenkes, Pemprov Jatim diminta untuk menyiapkan lahannya dan saat ini sedang dikaji dan di excercise lahan mana yang bisa digunakan.
 
"Diharapkan seluruh bidang tanah tuntas tersertifikasi tahun 2023," kata mantan Menteri Sosial (Mensos) ini.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif