Mbah Saminem, lansia 67 tahun harus berjuang nafkahi keluarga. (foto: Metro TV)
Mbah Saminem, lansia 67 tahun harus berjuang nafkahi keluarga. (foto: Metro TV)

Newsline Metro TV

2 Anaknya Lumpuh dan Suami Kena Stroke, Mbah Saminem Banting Tulang di Usia Senja

MetroTV • 01 Oktober 2021 18:04
Wonogiri: Mbah Saminem, seorang lansia berusia 67 tahun di Wonogiri, Jawa Tengah harus berjuang mengurus kedua anaknya yang memiliki kebutuhan khusus. Mbah Saminem bahkan terpaksa menjadi tulang punggung keluarga semenjak suaminya terkena stroke.
 
Mbah Saminem setiap hari dengan telaten menggendong, memandikan hingga menyuapi kedua anaknya yang sakit lumpuh sejak lahir. Kedua anak Mbah Saminem yaitu Sunardi berusia 40 tahun dan Sri usia 36 tahun.
 
Semenjak sang suami terkena stroke, Mbah Saminem mencari nafkah untuk keluarga dengan menjadi buruh kupas singkong. Sebanyak dua sampai empat karung singkong dapat dibawa Mbah Saminem dengan berjalan kaki. Meski, dengan kondisi tubuh yang bungkuk dan sakit sakitan.

“Setiap hari Mbah tertatih menyeret kedua kakinya menahan sakit untuk mengambil singkong di ladang milik tetangga, bahkan, saat sekujur tubuhnya sakit Mbah tetap membanting tulang,” ujar jurnalis Metro TV Widya Saputra dalam tayangan Newsline di Metro TV, Jumat, 1 Oktober 2021. 
 
Setiap satu karung singkong yang terjual, Mbah Saminem mendapatkan upah senilai Rp15 ribu. Namun, ia tidak mendapatkan upah setiap hari. Biasanya Mbah Saminem harus menunggu empat hari agar singkongnya kering dan dapat dijual. 
 
Aktivitasnya tersebut ia jalani mulai pukul 03.30 Wib hingga 20.00 Wib. “Memulai aktivitasnya jam set 4 pagi sampai jam 8 malam,” kata Mbah Saminem.
 
Keluarga Mbah Saminem kerap kali menahan lapar. Mereka bisa memakan nasi setidaknya satu kali sehari atau sepiring dibagi empat apabila masih memiliki persediaan beras.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan