Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa  (Foto:Dok.Kemensos)
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (Foto:Dok.Kemensos)

Mensos Berharap Angka Kematian Ibu Melahirkan Dapat Ditekan

Anindya Legia Putri • 25 April 2016 20:50
medcom.id, Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Banyuwangi sebesar Rp205 miliar.
 
Bantuan itu terdiri atas lima jenis, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Lanjutan Usia, Bantuan Disabilitas, Bantuan Beras Sejahtera, serta Bantuan Hibah Dalam Negeri. Bantuan PKH sendiri berjumlah Rp34 miliar.
 
Saat memberikan bantuan langsung bagi PKH, Mensos Khofifah menyampaikan agar kartu PKH ini bermanfaat agar para wanita Indonesia.

Khofifah mencontohkan, pahlawan RA Kartini wafat pada usia 25 tahun akibat komplikasi persalinan dan terlambat mendapat penanganan medis. Khofifah berharap tak ada lagi perempuan yang bernasib seperti Kartini pada masa sekarang.
 
"Belum jauh dari Hari Kartini pada 21 April lalu. RA Kartini meninggal pada usia 25 tahun karena komplikasi persalinan. Ada pendarahan dan keterlambatan mendapat pertolongan. Karenanya, dengan pembagian kartu PKH ini, diharapkan  ibu-ibu sekalian yang sedang mengandung dapat menjaga kesehatannya," kata Khofifah, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jalan Sri Tanjung, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/4/2016).
 
Sayangnya, angka kematian ibu hamil masih tinggi, yakni setiap satu jam terdapat dua orang ibu yang meninggal karena komplikasi saat melahirkan.
 
Guna menekan angka kematian ibu melahirkan, Mensos berharap agar ibu hamil rutin memeriksakan kehamilan ke pusat layanan kesehatan dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat dan memenuhi asupan gizi yang diperlukan tubuh selama hamil. Dengan begitu, bayi yang dilahirkan kelak diharapkan dalam kondisi sehat.
 
Para penerima PKH berhak menerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Beras untuk Rakyat Sejahtera (Rastra), serta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
 
Pada acara pencairan dana PKH, dijelaskan juga bahwa peserta dalam kondisi hamil atau memiliki balita, akan mendapat dana PKH sebesar Rp1,2 juta yang cair dalam empat tahap, dan hari ini cair Rp 500 ribu.
 
Peserta PKH yang memiliki anak SMA dan SMK Aliyah, akan menerima bantuan Rp1 juta, dan hari ini cair Rp200 ribu. Sementara, peserta yang memiliki anak SMP mendapat Rp750 ribu, dan yang memiliki anak SD mendapat  Rp450 ribu. Semuanya akan cair dalam empat tahap.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>