BEM PTAI Jawa Barat melakukan deklarasi dukung pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Rabu, 16 Oktober 2019. Medcom.id/ P Aditya Prakasa
BEM PTAI Jawa Barat melakukan deklarasi dukung pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Rabu, 16 Oktober 2019. Medcom.id/ P Aditya Prakasa

BEM PTAI Jabar Tolak Aksi Anarki Menjelang Pelantikan Presiden

Nasional pelantikan presiden
P Aditya Prakasa • 16 Oktober 2019 18:43
Bandung: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Jawa Barat menolak tindakan anarki dalam mengutarakan pendapat. Tindakan tersebut dinilai membuat ricuh jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu, 20 Oktober 2019.
 
Ketua Presidum Silatuhrahmi dan Sarasehan Forum Komunikasi BEM/Dema PTAI se-Indonesia Wilayah Jabar Samsul Anwar mengatakan bahwa Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah terpilih secara konstitusional.
 
"Kita ini negara yang harusnya sudah dewasa dan beradab. Tapi kadang-kadang ada saja yang melakukan kericuhan dengan motif-motif tertentu," kata Samsul usai deklarasi dukung pelantikan pasangan Jokowi-Ma'ruf di Bandung, Rabu, 16 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya polisi menyebut bahwa unjuk rasa yang berakhir ricuh karena diduga telah disusupi kelompok Anarko. Samsul menilai massa aksi juga telah dimanfaatkan oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab.
 
"Kelompok Anarko bergerak secara masif, dan bisa juga dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Isu yang digulirkan juga untuk mengganggu pelantikan presiden dan wakilnya," jelas Samsul.
 
Samsul mengatakan mahasiswa merupakan ujung tombak penyambung lidah rakyat dan menentang kebijakan pemerintah yang bakal merugikan. Namun hal itu juga dimanfaatkan sebagian kelompok yang hanya mencari eksistensi.
 
"Kita ketahui bersama bahwa semua elemen masyarakat mendukung dan ingin melihat suasana pelantikan pemimpin negara kita yaitu pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin. Kalau ada demo, justru akan menimbulkan opini yang buruk gitu bagi pemerintah kita bagi pelantikan itu sendiri," beber Samsul.
 
Dalam kesempatan itu BEM PTAI menyatakan sikap dalam deklarasi mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden. Mereka mengucapkan selamat atas pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin yang dilantik dalam masa Jabatan 2019-2024.
 
"Maka dengan itu kami memohon kepada semua pihak untuk mendukung dan mendorong semoga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden berjalan dengan lancar. Dan kami ingatkan bahwa gerakan kami ini adalah gerakan yang sesuai dengan teori dan analisa daripada Gerakan Mahasiswa yang terus membawa perubahan," pungkas Samsul.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif