Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Medcom.id Amaluddin. (Syaikhul Hadi)
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Medcom.id Amaluddin. (Syaikhul Hadi)

Teriakan Rasialisme ke Mahasiswa Papua Diselidiki

Nasional Kerusuhan Manokwari
Antara • 19 Agustus 2019 13:39
Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menegaskan tidak ada anggotanya yang berbicara rasis saat mengamankan 43 mahasiswa Papua. Perkataan rasis diduga diteriakkan terkait temuan pembuangan bendera Merah Putih di depan asrama Papua di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
"Kami jelaskan tidak ada anggota kepolisian yang menyampaikan hal tersebut (rasis). Kalaupun ada OKP (organisasi kepemudaan) kami akan lakukan penyelidikan," tegas Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera di Surabaya, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Barung mengatakan tidak ada penindasan kepada mahasiswa Papua seperti isu yang beredar. Pihaknya berharap masyarakat objektif melihat dugaan rasisme tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kepada masyarakat agar melihat secara objektif apa yang terjadi agar tidak terpancing sosial media, terpancing isu-isu yang tidak benar," katanya.
 
Dia menerangkan pihaknya tidak menahan mahasiswa Papua. Melainkan hanya mengamankan puluhan mahasiswa Papua di Surabaya, bentrok tidak terjadi dengan organisasi masyarakat.
 
"Karena ada masyarakat dan beberapa OKP, ormas akan masuk. Kalau tidak diamankan, akibatnya justru terjadi bentrok masyarakat dengan mahasiswa," jelas Barung.
 
Kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin, 19 Agustus 2019.Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Franky Umpain mengungkap kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, merupakan puncak kekesalan warga. Massa kesal atas dugaan kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.
 
"Ini lebih menyangkut ke harkat martabat Papua karena ada tendensi," ujar Franky dalam Breaking News Metro TV, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Baca:Kronologis Kerusuhan di Manokwari
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif