Kios-kios berbahasa Arab di kawasan Kampung Arab, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 23 Desember 2019. Medcom.id/ Rizky Dewantara
Kios-kios berbahasa Arab di kawasan Kampung Arab, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 23 Desember 2019. Medcom.id/ Rizky Dewantara

Tulisan Bahasa Arab di Kios Puncak Diganti 2020

Nasional Penataan Kawasan Puncak
Rizky Dewantara • 23 Desember 2019 09:59
Bogor: Sejumlah pedagang di Kampung Arab, Puncak Bogor, Jawa Barat, mempunyai alasan tersendiri soal penulisan produk dagang menggunakan bahasa Arab. Bahar, 43, salah satu penjaga toko makanan di kawasan tersebut mengatakan penulisan bahasa Arab untuk memudahkan turis timur tengah dalam mencari produk.
 
"Sebenarnya penulisan toko dengan bahasa Arab memang sengaja dilakukan pemilik toko, ini untuk membantu para wisatawan asal Arab Saudi yang ingin membeli kebutuhannya selama mereka berlibur di kawasan Puncak Bogor," kata Bahar di kawasan Puncak, Bogor, Minggu, 22 Desember 2019.
 
Bahar mengatakan akan mengikuti aturan Pemkab Bogor yang mewajibkan sejumlah toko untuk mengganti tulisan Arab dengan bahasa Indonesia. Pihaknya dan beberapa pemilik toko yang mayoritas warga negara Arab Saudi akan patuh terkait aturan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari surat edaran dan himbauan oleh Pemkab Bogor sudah disepakati seluruh pedagang dan mulai awal tahun 2020 seluruh kios di kawasan kampung Arab akan mengganti tulisan produk dagangannya dengan bahasa Indonesia.
 
"Ini demi menciptakan suasana lokasi wisata yang tak menuai kontroversi terkait image bahwa di kawasan Puncak ada kampung Arab yang dikesankan negatif dan mengundang tanda tanya warga luar Bogor. Kami sepakat akan menganti tulisan di toko-toko dengan bahasa Indonesia," jelas Bahar.
 
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Kardenal, mengatakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor akan menertibkan toko yang masih menggunakan tulisan-tulisan bahasa Arab di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
 
"Agar tidak seolah-olah menjadi kampungnya sendiri. Ini harus kita tertibkan, karena kawasan Puncak Bogor sebagai tempat wisata," kata Kardenal.
 
Kardenal menegaskan penertiban ini bukan hanya untuk membersihkan nama baik pariwisata Kabupaten Bogor, juga untuk mengantisipasi terhadap dampak sosial yang diakibatkan atas kawin kontrak yang mayoritas dilakukan oleh WN Arab Saudi.
 
"Pasalnya tak sedikit perkara kawin kontrak di kawasan Puncak yang menghasilkan keturunan, lantas anaknya terlantar. Ini jadi permasalahan sosial, maka kita akan lakukan penertiban bersama Forkopimda operasi terpadu," pungkas Kardenal.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif