Ilustrasi. Antara/HO
Ilustrasi. Antara/HO

Viral Penganiayaan di Dekat Malioboro Diduga Menggunakan Senjata Tajam

Ahmad Mustaqim • 21 November 2022 16:46
Yogyakarta: Video berisi tindak penganiayaan menggunakan senjata tajam beredar di media sosial. Lokasi tindak penganiayaan itu terjadi di area Pasar Kembang atau dekat Malioboro, Kota Yogyakarta. 
 
Di dalam video itu memperlihatkan tindak penganiayaan terjadi dalam kondisi terang benderang. Pelaku yang berjumlah dua orang menganiaya seseorang berkaos putih serta bercelana pendek. 
 
Dalam melakukan aksinya, seorang pelaku memakai pakaian gelap dan bersepatu biru. Kemudian, seorang lagi menggenakan jaket hoodey gelap. Kedua pelaku tanpa ragu mengayunkan benda diduga senjata tajam ke korban. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Motif Penganiayaan Perempuan Lansia oleh 6 Pelajar Masih Dicari
 
Selain itu, tampak sesosok pengendara yang melintas berupaya menghentikan tindak kekerasan meskipun gagal. Di dalam video juga menunjukkan ada pengemudi becak di dekat lokasi pengaiayaan. Meski demikian, tukang becak itu tidak tampak ada upaya memisah atau menghentikan penganiayaan. 
 
Jelang akhir video, korban sudah tak berdaya tergeletak di atas aspal. Kemudian, ada orang berpakaian coklat serta sejumlah warga melihat lokasi kejadian.
 
Kepala Seksi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan peristiwa itu terjadi Senin pagi, 21 November 2022. Korban mengalami luka-luka. 
 
"Lokasi TKP (tempat kejadian perkara) di Karaoke Morena di Kompleks Pasar Kembang, Yogyakarta," kata Timbul kepada media, Senin, 21 November 2022. 
 
Ia menerangkan korban masih tak sadarkan diri dan dalam perawatan di RS Ludiro Husada. Identitas korban disebut bernama Danang Ismail Saleh, 33, warga Gondang, Desa Gondang Manis, Kecamatan Karangpadan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
 
Baik pelaku maupun korban disebut sama-sama dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Sebelum tindak penganiayaan, pelaku dan korban keluar dari tempat karaoke di area Pasar Kembang. Kasus itu dalam penyelidikan kepolisian.
 
"Korban dalam kondisi mabuk masih dirawat di rumah sakit. Korban masih dalam terpengaruh minuman keras," ujarnya. 
 
(ALB)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif