Ilustrasi
Ilustrasi

Pengiriman Paket 20Kg Sabu dari Medan ke Palembang Digagalkan

Media Indonesia.com • 04 Oktober 2022 07:24
Medan: Sumatra Utara masih saja menjadi daerah lintas peredaran narkoba terbesar di Tanah Air. Hal itu dibuktikan dengan seringnya polisi mendapat tangkapan narkoba dalam jumlah besar.
 
Kali ini, personel Unit 4 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu sebanyak 20 kilogram.
 
"Ditresnarkoba menggagalkan pengirman 20 kilogram sabu-sabu dari Medan tujuan Palembang," ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi di Medan, Senin, 3 Oktober 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam penggagalan pengiriman itu, petugas juga meringkus dua orang yang membawanya. Penangkapan dilakukan pada Minggu, 2 Oktober 2022, sekitar pukul 09.00 WIB, di Rest Area Kilometer 65 B, Jalan Tol Medan-Tebingtinggi. Lokasi penangkapan berada di wilayah Desa Tanah Raja, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai, Sumut.
 
Di areal tersebut polisi menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 1786 PJG. Mobil tersebut ditumpangi dua pria berinisial AA dan AS.
 
Baca juga: Tak Habis Akal, Pengedar Sabu di Mojokerto Pakai Anjing Lawan Polisi

Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap mobil berwarna abu-abu metalik tersebut. AA dan AS kemudian tidak berkutik saat petugas akhirnya menemukan sabu yang mereka bawa.
 
Barang bukti berhasil ditemukan polisi meski disimpan di bawah lantai mobil, tepatnya di bagian penyimpanan ban serep. Jumlahnya pun tergolong banyak.
 
Petugas menemukan tumpukan bungkusan berbalut kemasan teh China berwarna hijau merek GuanYinwang. Setelah diperiksa, bungkusan-bungkusan itu ternyata berisi sabu seberat total 20 kg.
 
AA, 47, merupakan warga Jalan Tuar Panglima Denai, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Sementara AS, 35, adalah warga Sutan M Arif, Gg Lurah V, Kelurahan Natang Arumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumut.
 
Kepada petugas, mereka mengaku disuruh mengantar sabu tersebut ke Palembang dengan upah Rp15 juta oleh seseorang berinisial R. Si penyuruh yang berada di Kota Batam tersebut meminta AA dan AS menjemput sabu di salah satu tempat di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan.
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif