Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Bendahara Desa di Tasikmalaya Gunakan Anggaran Rp327 Juta untuk Judi Slot

Media Indonesia • 01 Januari 2023 13:50
Tasikmalaya: Bendahara Desa Pageralam, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, berinisial AR, 26, ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya setelah menggunakan anggaran desa untuk judi online. Perbuatan tersebut, diduga memakai anggaran dana desa (DD) sebesar Rp327 juta lebih.
 
Kepala Desa (Kades) Pageralam, Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya, Elon Ruslan mengatakan, penggunaan dana desa sebesar Rp327 juta lebih itu awalnya saat dirinya tengah melakukan pergantian terutamanya buku rekening biasa menggunakan giro. Pelaku diduga memalsukan tanda tangan Kades hingga mengambil uang tanpa koordinasi.
 
"Awalnya uang yang digunakan pelaku masih aman di dalam rekening desa, tetapi tanpa sepengetahuan kepala desa dicairkan ke bank melalui giro dan memakai tanda tangan palsu. Kejadian tersebut terungkap dari pengakuan AR, uang yang diambil dari sebuah Bank telah digunakan bermain judi online dan atas dari pengakuannya langsung diserahkan ke Polres Tasikmalaya," kata Ruslan, Minggu, 1 Januari 2023.
 
Baca: 14 Orang jadi Tersangka Judi Online Terbesar di Sumut

Ia mengatakan, penggunaan anggaran dana desa yang dilakukan oleh AR untuk bermain judi online menghebohkan warga. Unag tersebut rencananya diperuntukan untuk 5 program. Antara lain, bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) bagi ribuan warga, ketahanan pangan, penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa, pos pelayanan teknologi tepat guna dan program pipanisasi air bersih desa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Awalnya, AR mencairkan uang ke Bank BJB Singaparna bersama pemerintah desa lainnya dan para staf desa melihat AR tepat di depan kantor bank hingga mengaku uang dana desa (DD) sudah ditarik dan kini habis. Namun, para staf desa yang bersamanya kaget mendengar ucapan hingga akhirnya mereka kembali ke kantor desa dan langsung menginterogasinya dan mengakuinya," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Desa Pageralam, Cecep Saepul Millah, mengatakan, berdasarkan pengakuan AR, nilai rupiah yang digunakan untuk main judi slot tidak kecil dan untuk satu klik bisa nilainya angka jutaan hingga untuk membeli satu spin taruhan judi bisa mencapai puluhan juta rupiah.
 
"Ar mengaku telah menggunakan uang dana desa untuk bermain judi slot serta membayar utangnya dan AR membeberkan kejadian yang sebenarnya. Kepala desa, BPD, perangkat desa langsung membawa pelaku diserahkannya ke Polres Tasikmalaya. Karena, pengakuannya sekali main klik slot paling kecil Rp5 juta dan pelaku pernah membeli taruhan sebesar Rp15 juta," jelasnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif