Ilustrasi. (Foto: Dok. Istimewa/ Kemendagri)
Ilustrasi. (Foto: Dok. Istimewa/ Kemendagri)

Ratusan Desa di Kalimantan Selatan Belum Punya BUMDes

Nasional dana desa bumdes
Media Indonesia.com • 12 Agustus 2020 10:48
Banjarmasun: Ratusan desa di Provinsi Kalimantan Selatan belum memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) lantaran terkendala permodalan dan sumber daya manusia. Lebih dari 90 persen dana desa masih dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur desa.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Zulkipli, mengungkapkan, jumlah BUMDes di Kalsel saat ini sebanyak 1.268 buah dari total jumlah desa yakni 1.864.
 
"Belum semua desa memiliki BUMDes, jumlahnya hampir 600 desa. Padahal pemerintah pusat menargetkan setiap desa minimal ada satu BUMdes sebagai penggerak perekonomian masyarakat desa," ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dinas PMD Kalsel mencatat dari 1.864 desa masih ada 596 desa yang belum terbentuk BUMDes. Kendala utamanya adalah kesulitan permodalan dan minimnya SDM warga desa sebagai pengelola BUMDes.
 
Baca juga:Jam Malam di Aceh Akan Diberlakukan Lagi
 
Zulkipli mengungkapkan sebenarnya penyertaan modal BUMDes bisa menggunakan dana desa, tetapi sebagian pemerintahan desa tidak berani mengambil risiko.
 
Pemanfaatan dana desa sendiri sejak program ini digulirkan pemerintah pusat pada 2015, alokasinya lebih dari 90 persen hanya untuk pembangunan infrastruktur desa seperti jalan dan jembatan. Terkait hal ini Pemprov Kalsel dalam beberapa tahun terakhir telah membantu penyertaan modal BUMDes dengan total anggaran mencapai Rp40 miliar lebih.
 
"Selain itu kita juga memberikan pelatihan kepada pengelola BUMDes dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan dan SDM BUMDes di Kalsel," kata Zulkipli.
 
Sebagian besar BUMDes di Kalsel bidang usahanya masih seputar penjualan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan alat-alat pertanian sesuai dengan kebutuhan masyarakat pedesaan yang sebagian besar petani.
 
Baca juga:Mendes PDTT: 10.026 BUMDes Tetap Bertahan saat Pandemi
 
Adapun penyertaan modal dari 1.268 buah BUMDes di Kalsel 2015 tercatat Rp10,627 miliar, pada 2016 Rp9,053 miliar, kemudian 2017 Rp12,831 miliar. Sedangkan pada 2018 Rp7,996 miliar sehingga total Rp40 miliar lebih.
 
"Dari ribuan BUMDes yang terbentuk di Kalsel itu baru satu BUMdes yang masuk klasifikasikan maju, 30 desa sedang berkembang, 417 desa tumbuh, dan 820 desa baru berdiri," jelasnya. (Denny S)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif