Ilustrasi--ASN di lingkungan Pemkot Malang, Jawa Timur. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
Ilustrasi--ASN di lingkungan Pemkot Malang, Jawa Timur. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)

ASN Papua Barat Kembali Ngantor Besok

Antara • 14 Juli 2020 17:08
Manokwari: Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Barat, akan mulai masuk dan bekerja lagi di kantor pada Rabu, 15 Juli 2020.
 
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, tidak memperpanjang masa kerja di rumah atau work from home (WFH) yang berakhir pada hari ini, Selasa, 14 Juli 2020.
 
"Kerja dari rumah berakhir pada 14 Juli dan kita tidak akan memperpanjang. Sehingga mulai 15 Juli kita kembali kerja seperti biasa di kantor dengan menerapkan protokol kesehatan,’’ ucap Dominggus, melansir Antara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyatakan Pemprov Papua Barat akan menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Terkait kebijakan itu, Gubernur Papua Barat telah mengeluarkan surat edaran tentang sistem kerja ASN saat adaptasi kebiasaan baru.
 
Surat Edaran Nomor: 061.1/828/GPB/2020, memberikan panduan secara lengkap tentang protokol kesehatan, batas waktu dan kerja, hingga pelaksanaan cuti bagi pegawai.
 
Baca juga: 50 Persen Kelurahan di Palangkaraya Bebas Covid-19
 
Dominggus menekankan, memasuki adaptasi kebiasaan baru, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) wajib menyediakan fasilitas cuci tangan serta mengatur jarak kursi di ruangan. Seluruh protokol kesehatan akan diperlakukan secara ketat baik terhadap ASN maupun tamu.
 
"Untuk itu baik di kantor dinas, badan, dan sekretariat masing-masing siapkan tempat cuci tangan. Kita melaksanakan protokol kesehatan dan ini wajib agar di masa pandemi kita tetap produktif serta aman dari penularan covid-19," jelas dia.
 
Dominggus berharap warga memahami ketentuan normal baru di lingkungan Pemprov Papua Barat. Sehingga tidak ada persoalan terutama terkait pelayanan.
 
"Sederhana saja, setiap tamu yang datang wajib memakai masker dan mencuci tangan pada fasilitas yang disediakan. Setiap OPD juga harus menyiapkan petugas yang mengatur, kalau ada tamu yang datang dianjurkan untuk mencuci tangan dan pakai masker," tegasnya.
 
Dominggus menambahkan, pemprov tidak akan melaksanakan apel gabungan di halaman kantor gubernur selama masa pandemi. Apel dilaksanakan di kantor OPD masing-masing untuk menghindari kerumunan banyak orang yang berpotensi penularan virus.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif