Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia
Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia

Program Jaring Pengaman Sosial Jokowi Disebut Efektif Tekan Kemiskinan

Media Indonesia.com • 27 Mei 2022 20:30
Bengkulu: Program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) yang digencarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai menekan angka kemiskinan.
 
Akdemisi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (Unib), Djoenet Santoso, mengatakan dampak hadirnya Program JPS terasa di tengah masyarakat lantaran angka kemiskinan terus mengalami penurunan.   
 
"Berarti sesungguhnya efektif cuma efektivitas itu harus dibarengi dengan kualitas dari penurunan itu," kata Djoenet di Bengkulu, Jumat, 27 Mei 2022.
 
Baca: Penduduk Miskin RI Turun ke 26,5 Juta Orang di September 2021

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan imbas dari hadirnya Program JPS Jokowi tidak hanya terasa pada sektor ekonomi. Lebih dari itu juga turut membuat taraf hidup masyarakat jadi meningkat.
 
"Apakah penurunan itu hanya angka kasarnya saja atau sebenarnya juga kualitas hidup masyarakat naik," jelas Djoenet.  
 
Menurut Djoenet penurunan angka kemiskinan menjadikan keberlangsungan hidup masyarakat lebih terjamin terutama dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan harian masyarakat.  
 
Dia memaparkan adanya JPS seperti sebuah multivitamin dalam upaya pengentasan kemiskinan. Maknanya dapat mendorong pertumbuhan kesejahteraan hidup masyarakat.
 
"Kalau kita sakit, itu kan kita butuh obat. nah JPS itu sebenarnya obat. Jadi untuk pengamanan untuk mengatasi jangka pendek dan secara singkat begitu JPS bagus banget," jelas Djoenet.
 
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS)  mencatat jumlah penduduk miskin pada September 2021 sebanyak 26,50 juta orang atau turun 1,04 juta orang dari data Maret 2021 yang sebanyak 27,54 juta orang.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif