Semarang: Puncak arus mudik liburan natal dan tahun baru (nataru) diperkirakan terjadi pada Jumat, 24 Desember 2021. Jumlah kendaraan melintas di pantura dan Tol Trans Jawa di Jawa Tengah pun mulai meningkat dibandingkan sebelumnya.
Pemantauan di lapangan Kamis, 23 Desember 2021, jumlah kendaraan mudik Natal dan tahun baru (Nataru) mulai meningkat memasuki wilayah Jawa Tengah. Peningkatan jumlah kendaraan didominasi mobil pribadi, baik itu di Jalan Tol Trans Jawa maupun di ruas jalur pantura mulai Brebes hingga Rembang sejak dini hari.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, pemerintah daerah hingga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai bekerja melakukan pengecekan kendaraan yang masuk melalui beberapa perbatasan, bahkan tidak hanya perbatasan provinsi cek poin juga diterapkan di setiap pembatasan antardaerah.
"Puncak mudik diperkirakan terjadi besok, ada empat juta pemudik diperkirakan masuk Jawa Tengah, saya sudah perintahkan untuk lakukan antisipasi masuknya covid-19 terutama varian omicron," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Baca juga: Tuntut Revisi Upah, Buruh Bobol Ruang Kerja Gubernur Banten
Selain sudah didirikan cek poin di setiap perbatasan antardaerah dan Provinsi, terang Ganjar, setiap pintu masuk Jawa Tengah baik melalui darat, udara dan laut juga diperintahkan untuk dilakukan penjagaan dan pemeriksaan ketat. Hal ini sebagai langkah antisipasi agar varian covid-19 omicron tidak masuk.
Sementara itu peningkatan arus kendaraan mulai terasa di berbagai ruas jalan di Jawa Tengah, di pantura selain kendaraan angkutan barang bersumbu lebar, ruas jalan juga mulai dipenuhi kendaraan jenis pribadi berlatih nomor luar Jateng seperti Bh, BG, BE, B, D dan E serta F. Demikian juga di ruas tol puluhan kendaraan di lakukan pemeriksaan cek poin terutama di
gerbang exit.
Data diperoleh dari Penjagan Pemalang Tol Road telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan melintas dari sebelumnya 26.203 kendaraan menjadi 40.452 kendaraan (Naik 35%).
"Kenaikan cukup terasa pada akhir pekan kemarin capai 40 ribu kendaraan masuk Jawa Tengah," ujar Kepala Seksi Pelayanan Transaksi PPTR Deny Harjono.
Peningkatan arus kendaraan di ruas tol ini, ungkap Deny, diperkirakan karena banyak warga yang memilih mudik lebih awal untuk menghindari cek poin di setiap exit tol dan liburan sekolah juga telah mulai. Namun sejauh ini ruas tol Trans Jawa terlihat lancar karena semua sarana dan prasarana telah disiapkan dari awal. (Akhmad Safuan)
Semarang:
Puncak arus mudik liburan natal dan tahun baru (nataru) diperkirakan terjadi pada Jumat, 24 Desember 2021. Jumlah kendaraan melintas di pantura dan Tol Trans Jawa di Jawa Tengah pun mulai meningkat dibandingkan sebelumnya.
Pemantauan di lapangan Kamis, 23 Desember 2021, jumlah kendaraan mudik Natal dan tahun baru (Nataru) mulai meningkat memasuki wilayah Jawa Tengah. Peningkatan jumlah kendaraan didominasi mobil pribadi, baik itu di Jalan Tol Trans Jawa maupun di ruas jalur pantura mulai Brebes hingga Rembang sejak dini hari.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, pemerintah daerah hingga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai bekerja melakukan pengecekan kendaraan yang masuk melalui beberapa perbatasan, bahkan tidak hanya perbatasan provinsi cek poin juga diterapkan di setiap pembatasan antardaerah.
"Puncak mudik diperkirakan terjadi besok, ada empat juta pemudik diperkirakan masuk Jawa Tengah, saya sudah perintahkan untuk lakukan antisipasi masuknya covid-19 terutama varian omicron," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Baca juga:
Tuntut Revisi Upah, Buruh Bobol Ruang Kerja Gubernur Banten
Selain sudah didirikan cek poin di setiap perbatasan antardaerah dan Provinsi, terang Ganjar, setiap pintu masuk Jawa Tengah baik melalui darat, udara dan laut juga diperintahkan untuk dilakukan penjagaan dan pemeriksaan ketat. Hal ini sebagai langkah antisipasi agar varian covid-19 omicron tidak masuk.
Sementara itu peningkatan arus kendaraan mulai terasa di berbagai ruas jalan di Jawa Tengah, di pantura selain kendaraan angkutan barang bersumbu lebar, ruas jalan juga mulai dipenuhi kendaraan jenis pribadi berlatih nomor luar Jateng seperti Bh, BG, BE, B, D dan E serta F. Demikian juga di ruas tol puluhan kendaraan di lakukan pemeriksaan cek poin terutama di
gerbang exit.
Data diperoleh dari Penjagan Pemalang Tol Road telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan melintas dari sebelumnya 26.203 kendaraan menjadi 40.452 kendaraan (Naik 35%).
"Kenaikan cukup terasa pada akhir pekan kemarin capai 40 ribu kendaraan masuk Jawa Tengah," ujar Kepala Seksi Pelayanan Transaksi PPTR Deny Harjono.
Peningkatan arus kendaraan di ruas tol ini, ungkap Deny, diperkirakan karena banyak warga yang memilih mudik lebih awal untuk menghindari cek poin di setiap exit tol dan liburan sekolah juga telah mulai. Namun sejauh ini ruas tol Trans Jawa terlihat lancar karena semua sarana dan prasarana telah disiapkan dari awal. (Akhmad Safuan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)