Pontianak: Banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat semakin parah. Selain akibat luapan Sungai Kapuas, banjir juga diperparah limpahan air dari hulu Kalimantan Barat. Akibatnya, ratusan warga harus mengungsi di tenda-tenda swadaya.
Hingga siang hari ini 2 November 2021, banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat semakin parah. Tercatat tujuh kecamatan tersebut di antaranya Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Nanga Taman, Nanga Mahap, Belitang, Belitang Hilir serta Kecamatan Belitang Hulu.
"Banjir terparah terjadi di kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Belitung Hilir, Belitang Hilir dan Kecamatan Belitang dengan ketinggian air bervariasi antara 2 hingga 4 meter," ucap Presenter Metro TV, Widya Saputra, dalam tayangan Headline News di Metro TV, Selasa, 2 November 2021.
Sejumlah warga korban banjir terpaksa harus mengungsi di pengungsian swadaya yang didirikan warga setempat. Hingga saat ini warga mengaku masih belum mendapatkan bantuan dari pemkab setempat. (Raja Alif Adhi Budoyo)
Pontianak:
Banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat semakin parah. Selain akibat luapan Sungai Kapuas, banjir juga diperparah limpahan air dari hulu Kalimantan Barat. Akibatnya, ratusan warga harus mengungsi di tenda-tenda swadaya.
Hingga siang hari ini 2 November 2021, banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat semakin parah. Tercatat tujuh kecamatan tersebut di antaranya Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Nanga Taman, Nanga Mahap, Belitang, Belitang Hilir serta Kecamatan Belitang Hulu.
"Banjir terparah terjadi di kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Belitung Hilir, Belitang Hilir dan Kecamatan Belitang dengan ketinggian air bervariasi antara 2 hingga 4 meter," ucap Presenter Metro TV, Widya Saputra, dalam tayangan Headline News di Metro TV, Selasa, 2 November 2021.
Sejumlah warga korban
banjir terpaksa harus mengungsi di pengungsian swadaya yang didirikan warga setempat. Hingga saat ini warga mengaku masih belum mendapatkan bantuan dari pemkab setempat. (
Raja Alif Adhi Budoyo)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)